Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 September 2026

Laporan MBKM Pendirian Usaha: Bukan Sekedar Laporan, Ini Bukti Perjalanan Usaha

Laporan MBKM Pendirian Usaha

Laporan MBKM Pendirian Usaha adalah dokumen  berisi rangkaian perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan  dalam menjalankan serta mengembangkan usaha selama mengikuti program MBKM.


Struktur pelaporan MBKM usaha



Laporan ini  menjadi bukti bahwa benar-benar melaksanakan kegiatan usaha secara nyata. Karena sudah mempunyai usaha yang sedang berjalan, laporan dapat menggambarkan:
  1. Kondisi awal usaha
  2. Rencana pengembangan
  3. Kegiatan yang dilakukan
  4. Hasil yang dicapai 
  5. Kendala
  6. Evaluasi 
  7. Rencana pengembangan selanjutnya.

Tujuan Laporan MBKM Pendirian Usaha

  1. Mendokumentasikan kegiatan usaha yang dilakukan  selama program MBKM.
  2. Mengetahui perkembangan usaha dari kondisi awal sampai setelah dilakukan berbagai kegiatan.
  3. Melatih  menyusun rencana dan strategi usaha secara sistematis.
  4. Melatih kemampuan dalam mengelola usaha, baik produksi, pemasaran maupun keuangan.
  5. Melatih melakukan evaluasi terhadap keberhasilan dan kendala usaha.
  6. Menjadi bukti pertanggungjawaban akademik atas pelaksanaan program MBKM.
  7. Menjadi bahan bagi dosen untuk memantau dan memberikan bimbingan terhadap perkembangan usaha mahasiswa. 

Manfaat Laporan MBKM Pendirian Usaha

A. Bagi Mahasiswa
  1. Mahasiswa belajar mengelola usaha secara nyata.
  2. Mahasiswa terbiasa membuat perencanaan usaha.
  3. Mahasiswa belajar melakukan pencatatan kegiatan dan keuangan.
  4. Mahasiswa dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan usahanya.
  5. Mahasiswa memiliki dokumentasi perkembangan usaha.
  6. Mahasiswa belajar bertanggung jawab terhadap kegiatan usahanya.

B. Bagi Dosen Pembimbing

  1. Mengetahui perkembangan usaha mahasiswa
  2. Mengetahui kendala yang dihadapi
  3. Memberikan arahan  sesuai dengan kondisi masing-masing usaha
  4. Memantau aktivitas mahasiswa
  5. Melakukan penilaian secara lebih objektif.

Jumat, 28 Agustus 2026

Memahami Linear Programming Dan Metode Grafik

Apa itu Linear Programming (LP) ?

Linear Programming (LP) atau Pemrograman Linear adalah salah satu metode dalam Riset Operasional yang digunakan untuk mencari keputusan terbaik (optimal) dengan mempertimbangkan berbagai keterbatasan sumber daya yang dimiliki perusahaan.




Linear Programming membantu menjawab pertanyaan seperti:

Bagaimana memperoleh keuntungan terbesar dengan bahan baku, tenaga kerja, dan waktu yang terbatas?
Metode ini banyak digunakan pada perusahaan, UMKM, rumah sakit, hotel, restoran, hingga sektor pertanian.

Pengertian Formulasi Linear Programming (LP)Formulasi LP adalah proses mengubah  masalah nyata menjadi model matematika yang terdiri dari:
  1. Variabel Keputusan: Hal yang akan ditentukan nilainya, misalnya jumlah produk A dan B.
  2. Fungsi Tujuan: Tujuan yang ingin dicapai, misalnya keuntungan maksimum atau biaya minimum.
  3. Fungsi Kendala Keterbatasan sumber daya seperti bahan baku, tenaga kerja, modal, dan waktu.
  4. Kendala Non-Negatif: Nilai variabel keputusan tidak boleh negatif.





Model umum Linear Programming

Misal : Z=c1​X1​+c2​X2​
Dengan kendala: ​a1​X1​+b1​X2​≤K1​, a2​X1​+b2​X2​≤K2​, X1​,X2​≥0


Keterangan:
Z = fungsi tujuan.
X₁, X₂ = variabel keputusan.
K = sumber daya yang tersedia.


Tujuan Linear Programming

  1. Memaksimalkan keuntungan perusahaan.
  2. Meminimalkan biaya produksi.
  3. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
  4. Membantu pengambilan keputusan secara objektif.
  5. Menentukan kombinasi produksi yang paling menguntungkan.

Sabtu, 22 Agustus 2026

Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenis Anggaran

Memahami Dasar-Dasar Anggaran untuk Pengambilan Keputusan Perusahaan


Apa itu Anggaran ?

Anggaran adalah rencana keuangan yang disusun secara sistematis untuk memperkirakan pendapatan dan pengeluaran perusahaan dalam periode tertentu.






Anggaran adalah rencana tentang uang. Perusahaan perlu mengetahui: Berapa uang yang akan diterima?, Berapa uang yang akan dikeluarkan?, Untuk apa uang tersebut digunakan?, Apakah perusahaan akan memperoleh keuntungan?






Contoh, sebuah usaha memperkirakan penjualan bulan depan sebesar Rp50 juta. Untuk mencapai penjualan tersebut, perusahaan memperkirakan biaya bahan baku Rp20 juta, gaji Rp10 juta, pemasaran Rp5 juta, dan biaya lain Rp5 juta.
Dengan demikian, perusahaan dapat memperkirakan kondisi keuangannya sebelum kegiatan dilaksanakan.

Apa Fungsi Anggaran ?

  1. Fungsi Perencanaan: Anggaran menjadi pedoman dalam merencanakan kegiatan perusahaan. Misalnya perusahaan ingin meningkatkan penjualan. Maka perusahaan dapat menyusun anggaran untuk produksi, pemasaran, tenaga kerja, dan kebutuhan lainnya.
  2. Fungsi Koordinasi: Anggaran membantu antar bagian dalam bekerja menuju tujuan yang sama. Bagian pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia harus saling menyesuaikan.
  3. Fungsi Pengawasan: Anggaran dapat digunakan untuk membandingkan antara rencana dengan realisasi. Misalnya: Anggaran biaya listrik = Rp3 juta, Realisasi biaya listrik = Rp4 juta, Berarti terdapat selisih Rp1 juta yang perlu dianalisis penyebabnya.
  4. Fungsi Evaluasi: Anggaran dapat digunakan untuk menilai apakah kegiatan perusahaan sudah berjalan sesuai rencana.

Apa Tujuan Penyusunan Anggaran ?

  1. Menentukan target pendapatan dan biaya.
  2. Membantu perusahaan menggunakan sumber daya secara efisien.
  3. Mengendalikan pengeluaran.
  4. Membantu pengambilan keputusan.
  5. Menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan perusahaan.
  6. Membantu perusahaan mencapai keuntungan yang diharapkan.

Apa Manfaat Anggaran ?

  1. Membantu Perusahaan Lebih Terarah: Perusahaan mempunyai pedoman mengenai apa yang harus dilakukan dan berapa dana yang tersedia.
  2. Menghindari Pemborosan: Dengan adanya anggaran, pengeluaran dapat direncanakan dan dikendalikan.
  3. Membantu Pengambilan Keputusan:Manajemen dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan dan rencana perusahaan.
  4. Menjadi Alat Pengawasan: Manajemen dapat membandingkan antara anggaran dan realisasi.
  5. Meningkatkan Efisiensi: Setiap bagian perusahaan menggunakan sumber daya sesuai kebutuhan dan target yang telah ditetapkan.

Senin, 17 Agustus 2026

Pengantar Riset Operasional Dan Linear Programming

Riset Operasional & Formulasi Pemrograman Linear

Riset Operasional

Riset Operasional adalah cara berpikir memilih keputusan terbaik. Keputusan dibuat berdasarkan data dan perhitungan sederhana, bukan berdasarkan perasaan.
Riset Operasional (RO) adalah ilmu dalam membantu mencari keputusan terbaik dalam suatu masalah dengan menggunakan data, logika, dan perhitungan. 

Konsep Dasar Riset Operasional 



Dalam dunia kerja, manajer sering dihadapkan pada pertanyaan seperti:
  1. Berapa jumlah barang yang harus diproduksi?
  2. Berapa jumlah karyawan yang dijadwalkan?
  3. Kendaraan mana yang harus dikirim lebih dulu?
  4. Bagaimana memperoleh keuntungan terbesar dengan biaya sekecil mungkin?



Tujuan Riset Operasional

  1. Memperoleh keuntungan maksimum,
  2. Menekan biaya
  3. Memanfaatkan sumber daya ( Modal, karyawan, Peralatan ). secara optimal,
  4. Meningkatkan produktivitas 

Manfaat Riset Operasional

  1. Menghemat biaya: Perusahaan dapat mengetahui kombinasi produksi yang paling murah.
  2. Meningkatkan keuntungan: Menentukan produk mana yang paling menguntungkan.
  3. Menghemat waktu: Perencanaan menjadi lebih cepat karena menggunakan model.
  4. Mengoptimalkan sumber daya: penggunaan bahan baku, tenaga kerja, mesin, dan modal.
  5. Mengurangi risiko kesalahan Keputusan: Keputusan didasarkan pada data, bukan perkiraan. 

Contoh Penerapan di Perusahaan


Logistik & Rantai Pasok (Rute Terpendek):

Perusahaan ekspedisi mengatur rute pengiriman ribuan paket per hari agar penggunaan bahan bakar dan waktu tempuh armada kurir berada di titik paling minimal. 

Shift Kerja Karyawan:

Restoran cepat saji menyusun jadwal shift kasir dan koki berdasar prediksi jam-jam ramai agar layanan cepat tanpa membengkakkan biaya lembur.

Manajemen Waktu Mahasiswa Kelas Karyawan

Membagi 24 jam sehari antara jam kantor, waktu kuliah/tugas, istirahat, dan waktu untuk keluarga demi memaksimalkan nilai IPK tanpa harus sakit.

Rabu, 05 Agustus 2026

Konsep Dasar Penganggaran Perusahaan

Konsep Dasar Penganggaran Perusahaan: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Hubungannya dengan Strategi

Penganggaran Perusahaan

Penganggaran perusahaan adalah proses menyusun rencana kegiatan keuangan perusahaan pada periode tertentu, Secara umum periode satu tahun, sebagai pedoman menjalankan usaha.
Anggaran adalah peta jalan keuangan perusahaan agar semua kegiatan berjalan sesuai tujuan.


Konsep Penganggaran Perusahaan


Contoh sederhana:

Sebuah toko  memperkirakan tahun depan akan menjual 10.000 unit produk.
Berdasarkan perkiraan tersebut, maka perusahaan menyusun anggaran pembelian barang, biaya gaji, biaya promosi, dan target keuntungan.

Tujuan Penganggaran

  1. Pedoman pelaksanaan kegiatan perusahaan.
  2. Membantu perusahaan mencapai target yang ditetapkan.
  3. Mengendalikan pengeluaran.
  4. Alat koordinasi antarbagian.
  5. Menjadi dasar evaluasi kinerja perusahaan.

Manfaat Penganggaran

  1. Membantu perusahaan merencanakan masa depan.
  2. Mengurangi pemborosan biaya.
  3. Mempermudah pengambilan keputusan.
  4. Mengetahui kebutuhan dana perusahaan.
  5. Alat pengawasan terhadap kegiatan perusahaan.



Hubungan Strategi dengan Anggaran

Strategi merupakan cara perusahaan mencapai tujuan, sedangkan anggaran adalah dana yang disiapkan untuk melaksanakan strategi.
Strategi menentukan arah, sedangkan anggaran menyediakan sumber daya agar strategi dapat dilaksanakan. 
Tanpa strategi, anggaran menjadi tidak terarah. Tanpa anggaran, strategi sulit diwujudkan.

Jumat, 24 Juli 2026

Magang Pendirian Usaha. Dari Ide Menjadi Bisnis Nyata

Magang Pendirian Usaha

Magang Pendirian Usaha adalah skema pembelajaran berbasis pengalaman langsung di mana mahasiswa dilibatkan dalam proses perancangan, pembentukan, dan peluncuran  unit bisnis baru. 


Magang Pendirian Usaha


Berbeda dengan magang operasional, dalam magang ini mahasiswa berperan sebagai co-founder, founding team, atau pendamping inkubasi yang mempraktikkan langsung seluruh siklus hidup awal sebuah bisnis, mulai dari melahirkan ide  hingga produk atau jasa  berhasil masuk ke pasar.





Tujuan Magang Pendirian Usaha

  1. Menembus Batas Teori Kewirausahaan: Mengubah pemahaman teori di kelas menjadi eksekusi nyata di lapangan 
  2. Membangun Entrepreneurial Mindset: Melatih mahasiswa agar memiliki keberanian mengambil risiko terukur, ketangguhan menghadapi kegagalan, serta kejelian melihat peluang pasar.
  3. Memvalidasi Ide Bisnis: Menguji apakah solusi atau produk yang dirancang benar-benar dibutuhkan oleh target pasar.
  4. Menciptakan Ekosistem Bisnis Baru: Mengakselerasi lahirnya UMKM baru yang legal, terstruktur, dan memiliki daya saing sejak awal berdiri.

Manfaat Magang Pendirian Usaha

Bagi Mahasiswa

  1. Pengalaman Nyata Berbisnis Tanpa Modal Besar: Dapat belajar dari proses mendirikan bisnis bersama pendiri (founder) yang lebih berpengalaman atau mentor industri.
  2. Portofolio & Rekam Jejak Kinerja: Memiliki bukti nyata bahwa pernah membangun dan meluncurkan sebuah bisnis/produk ke pasar.
  3. Jaringan (Networking): Terhubung langsung dengan ekosistem bisnis, mulai dari mentor, pemasok (supplier), investor, hingga sesama pengusaha.

Bagi Mitra / Pemilik Usaha / Kampus

  1. Pasokan Energi & Ide Segar: Mendapatkan dorongan inovasi dan perspektif baru dari mahasiswa  yang adaptif terhadap tren dan teknologi.
  2. Pembagian Beban Eksekusi: Mempercepat proses peluncuran unit bisnis baru karena adanya tambahan tim eksekutor yang berdedikasi.
  3. Realisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Kampus: Membantu perguruan tinggi melahirkan lulusan yang berwirausaha.

Jenis Pekerjaan & Aktivitas Utama

Dalam Magang Pendirian Usaha, tugas mahasiswa sangat dinamis dan mencakup seluruh pilar pembentukan bisnis awal. Jenis pekerjaan yang akan dilakukan meliputi:

Riset Pasar & Validasi Masalah (Market Research & Problem Validation):

  1. Melakukan wawancara calon pelanggan .
  2. Menganalisis peta persaingan pasar dan potensi ceruk pasar 

Pengembangan Produk Minimum 

  1. Merancang prototipe awal produk atau alur layanan 
  2. Melakukan uji coba produk (testing) ke pengguna terbatas dan mengumpulkan masukan 

Sabtu, 04 Juli 2026

Mengenal MBKM dan Program Magang Kerja

Apa itu MBKM?

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah program pembelajaran dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di dunia kerja.





Pengertian Magang Kerja

Magang kerja merupakan kegiatan belajar yang dilakukan mahasiswa dengan bekerja secara langsung di perusahaan / instansi pemerintah, dalam jangka waktu tertentu. Selama magang, mahasiswa belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah  diterapkan pada  pekerjaan yang sebenarnya.





Tujuan Magang Kerja

  1. Memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa.
  2. Melatih keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
  3. Meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama dalam tim.
  4. Mempersiapkan mahasiswa lebih siap memasuki dunia kerja

Manfaat Magang Kerja

  1. Memiliki pengalaman kerja
  2. Menambah wawasan tentang dunia industri dan organisasi.
  3. Meningkatkan rasa percaya diri dalam bekerja.
  4. Memperluas jaringan atau relasi profesional.
  5. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah.
  6. Menambah nilai pada CV atau portofolio.
  7. Memiliki peluang lebih besar untuk direkrut setelah lulus.

Sabtu, 13 Juni 2026

Review Materi Penggerakan (Actuating), Pas Untuk Mahasiswa Kelas Karyawan

Pengantar Manajemen & POAC

Pengertian
Manajemen adalah proses mencapai tujuan melalui kegiatan Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Penggerakan (Actuating), dan Pengendalian (Controlling).
Manfaat: Memahami cara mengelola pekerjaan secara terarah dan sistematis.



Review Actuating



Konsep Penggerakan (Leading/Actuating)

Pengertian
Penggerakan adalah upaya mengarahkan dan memotivasi orang agar bekerja mencapai tujuan organisasi.
Manfaat: menggerakkan diri sendiri maupun rekan kerja agar lebih produktif.





Perilaku Individu dalam Organisasi

Pengertian
Perilaku individu adalah sikap dan tindakan seseorang dalam lingkungan kerja atau organisasi.
Manfaat: Mahasiswa dapat memahami kelebihan, kekurangan, dan cara beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Perilaku Kelompok dan Tim Kerja
Pengertian
Tim kerja adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Manfaat:Meningkatkan kemampuan bekerja sama dan menyelesaikan tugas secara kolektif.


Konsep Dasar Motivasi Kerja

Pengertian
Motivasi adalah dorongan membuat seseorang mau bekerja dan berusaha mencapai tujuan.
Manfaat: Membantu mahasiswa menjaga semangat kerja dan semangat belajar.

Teori Motivasi (Maslow, Herzberg, McClelland)

Pengertian
Teori motivasi menjelaskan faktor-faktor yang mendorong seseorang untuk bekerja dan berprestasi.
Manfaat: Mahasiswa dapat memahami kebutuhan dan faktor yang mempengaruhi motivasi diri maupun orang lain.

Aplikasi Motivasi di Tempat Kerja
Pengertian
Penerapan berbagai cara untuk meningkatkan semangat dan kinerja karyawan.
Manfaat: Membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan produktif.

Kamis, 04 Juni 2026

Studi Kasus Actuating: Memahami KPI dan Kontrol dalam Dunia Kerja

Dalam perusahaan, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan. Yang lebih penting adalah bagaimana pimpinan mampu menggerakkan (actuating) karyawan agar bekerja sesuai tujuan perusahaan.


Studi Kasus Actuating


Untuk membantu mengukur keberhasilan tersebut, perusahaan menggunakan KPI (Key Performance Indicator) dan kontrol (pengawasan).

Apa itu KPI?

KPI atau Key Performance Indicator adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah target kerja telah tercapai atau belum.




Contoh KPI:

  1. Jumlah penjualan per bulan
  2. Jumlah pelanggan yang dilayani
  3. Tingkat kehadiran karyawan
  4. Jumlah produksi harian
  5. Tingkat kepuasan pelanggan

Apa itu Kontrol?

Kontrol adalah proses mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan agar tetap sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.

Contoh kontrol:

  1. Absensi kehadiran
  2. Laporan harian
  3. Monitoring produksi
  4. Evaluasi mingguan
  5. Pengawasan langsung oleh pimpinan
KPI tanpa kontrol akan sulit berjalan dengan baik. Sebaliknya, kontrol tanpa KPI juga akan membuat perusahaan tidak memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.

1. Studi Kasus Analisis Kasus Kritis

Narasi Kasus: Diskon Besar, Bonus Ambyar
Manajer Penjualan PT Maju Mundur, menggerakkan (actuating) tim sales agar mencapai target tahunan, dan membuat program motivasi: Siapa pun yang mencapai omzet Rp 600 juta bulan ini, mendapat bonus Rp 15 juta.


Di akhir bulan, Manajer tersenyum melihat laporan, Semua sales mencapai target omzet. Namun, beberapa waktu kemudian, Direktur Keuangan marah besar. Ternyata, demi mengejar target tersebut, para sales memberikan diskon maksimal kepada pelanggan tanpa kontrol. Akibatnya, omzet tinggi tetapi margin keuntungan perusahaan minus (rugi).

Kamis, 21 Mei 2026

Bukan Cuma Modal. Ini Rahasia UMKM Bisa Berkembang Pesat

Banyak ahli mengatakan, Rencana hebat tanpa eksekusi hanyalah halusinasi. 

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK): 

Menerapkan teknik penggerakan dalam organisasi

Indikator Pembelajaran.

Mahasiswa mampu menganalisis penggerakan SDM pada UMKM serta memahami cara memotivasi dan mengarahkan tenaga kerja agar tujuan usaha dapat tercapai.



Materi actuating 13
SDM dan UMKM 

Pengertian SDM

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah individu yang bekerja sebagai penggerak perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih serta dikembangkan kemampuannya.

Actuating (Penggerakan) adalah usaha mengarahkan, memotivasi, dan membimbing SDM agar mau dan mampu bekerja secara optimal





Fungsi SDM dalam Organisasi/Perusahaan

  1. Fungsi Operasional: pengadaan karyawan (rekrutmen), pengembangan (pelatihan), pemberian kompensasi, integrasi, hingga pemeliharaan hubungan kerja.
  2. Fungsi Strategis: SDM adalah motor inovasi. Mesin secanggih apa pun tidak akan berjalan tanpa ada manusia yang mengoperasikannya.
  3. Fungsi Produksi: SDM menjalankan proses produksi barang atau jasa.
  4. Fungsi Pelayanan
  5. Fungsi Pemasaran
  6. Fungsi Pengembangan Usaha

Hambatan dalam Penggerakan SDM

  1. Masalah Komunikasi: Pesan dari pemilik usaha tidak sampai dengan jelas ke karyawan.
  2. Rendahnya Motivasi: Karyawan merasa tidak dihargai atau jenuh.
  3. Resistensi terhadap Perubahan: Karyawan enggan mempelajari cara atau teknologi baru.

Sabtu, 16 Mei 2026

Pengarahan, Pengaruh, dan Disiplin dalam Organisasi

CPMK

Menerapkan teknik penggerakan dalam organisasi.

Indikator Pembelajaran

Mahasiswa mampu menjelaskan pengarahan kerja dalam organisasi.





A. Pengertian Pengarahan

Pengarahan (directing): proses memberikan petunjuk, bimbingan, motivasi, dan pengawasan kepada bawahan agar pekerjaan dapat dilakukan sesuai tujuan.




Menurut ahli manajemen, pengarahan menciptakan semangat kerja, komunikasi yang baik, dan koordinasi antar anggota organisasi.

Contoh 

Supervisor di perusahaan makanan memberikan arahan kepada karyawan bagian produksi tentang standar kebersihan dan target produksi harian agar hasil produk sesuai kualitas perusahaan.

B. Pengertian Pengaruh

Pengaruh: kemampuan seseorang mempengaruhi perilaku, sikap, maupun tindakan orang lain agar bersedia mengikuti tujuan tertentu.

Dalam perusahaan, pengaruh dimiliki  pimpinan melalui:
  1. Kewibawaan,
  2. Komunikasi,
  3. Keteladanan,
  4. Pengalaman,
  5. Kemampuan memotivasi.

Contoh Sederhana

Manajer disiplin datang tepat waktu, akan mempengaruhi karyawan untuk ikut disiplin dalam bekerja.

C. Pengertian Disiplin

Disiplin : kesadaran seseorang mentaati peraturan dan norma yang berlaku dalam perusahaan. Disiplin menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban.

Sabtu, 04 April 2026

Aplikasi Motivasi di Tempat Kerja: Bukan Sekedar Gaji, Tapi Tentang Rasa Dihargai

Pengertian Motivasi di Tempat Kerja

Motivasi kerja adalah dorongan dalam diri seseorang agar mau bekerja dengan semangat, konsisten, dan mencapai tujuan organisasi.





Secara sederhana: Motivasi itu adalah alasan kenapa seseorang mau bekerja dengan sungguh-sungguh





Contoh:

  1. Karyawan rajin karena ingin bonus (motivasi finansial)
  2. Karyawan semangat karena ingin promosi jabatan
  3. Karyawan bekerja baik karena merasa dihargai oleh atasan

Manfaat Motivasi di Tempat Kerja

Motivasi yang baik akan memberikan dampak positif, baik untuk karyawan maupun organisasi:

A. Bagi Karyawan:

  1. Lebih semangat bekerja
  2. Tidak mudah bosan
  3. Merasa dihargai
  4. Lebih percaya diri

B. Bagi Perusahaan:

  1. Produktivitas meningkat
  2. Kinerja tim lebih baik
  3. Turnover karyawan menurun
  4. Lingkungan kerja lebih positif

Contoh:

Karyawan yang diberi apresiasi sederhana seperti kata terima kasih atau kerja bagus, seringkali lebih semangat dibanding yang tidak pernah dihargai.

Tujuan Penerapan Motivasi

  1. Meningkatkan kinerja karyawan
  2. Mencapai target organisasi
  3. Membangun semangat kerja tim
  4. Mengurangi konflik kerja
  5. Mendorong pengembangan diri karyawan

Sabtu, 28 Februari 2026

Menggerakkan Tim: Memahami Perilaku Kelompok dalam Manajemen Actuating

Mengapa Perilaku Kelompok Penting dalam Actuating?

Dalam fungsi manajemen, Actuating (penggerakan) adalah tahap di mana rencana benar-benar dijalankan. Pada tahap ini, manajer tidak lagi hanya menyusun strategi, tetapi menggerakkan individu menjadi kekuatan kolektif.


Manajemen Actuating 4 Indocakti Malang



Organisasi tidak berjalan oleh individu yang bekerja sendiri, melainkan oleh kelompok dan tim kerja. Oleh karena itu, memahami perilaku kelompok menjadi kunci dalam:
  1. Meningkatkan efektivitas kerja
  2. Mengelola konflik
  3. Meningkatkan motivasi
  4. Menciptakan sinergi tim



Perilaku Kelompok

Kelompok adalah dua individu atau lebih, berinteraksi, bergabung bersama untuk mencapai tujuan tertentu.
Kelompok adalah dua orang atau lebih yang Saling berinteraksi, Memiliki tujuan Bersama, Saling mempengaruhi, dan Memiliki struktur peran tertentu
Perilaku Kelompok adalah studi tentang bagaimana individu bertindak, bereaksi, dan berinteraksi ketika berada dalam satu wadah kolektif.





Konsep Dasar Perilaku Kelompok

Kelompok Formal : Dibentuk organisasi (misal: divisi pemasaran)
Kelompok Informal : Terbentuk secara alami (misal: kelompok diskusi mahasiswa)

Konsep Dasar: Sinergi dan Interdependensi

Sinergi: Tim kerja yang efektif menciptakan sinergi positif melalui koordinasi.
Interdependensi: Ketergantungan antar anggota. (Keberhasilan Si A dalam tim sangat dipengaruhi oleh kualitas kerja Si B).

Tahap Perkembangan Kelompok

Menurut Bruce Tuckman, kelompok berkembang melalui 5 tahap:

  1. Forming : Tahap perkenalan, masih sopan
  2. Storming : Mulai muncul konflik dan perbedaan, Mulai muncul gesekan ide, perebutan pengaruh, dan resistensi terhadap kontrol.
  3. Norming : Mulai terbentuk norma dan kekompakan
  4. Performing : Tim bekerja efektif, Tahap performa. Kelompok berfungsi penuh untuk menyelesaikan tugas.
  5. Adjourning : Pembubaran kelompok

Kamis, 17 Juli 2025

Mengubah Limbah Jadi Berkah: Pengabdian Masyarakat di Desa Wisata Sanankerto.

Pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud nyata peran dosen dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung kepada warga. Kami dari STIE Indocakti Malang, Jawa Timur, melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang terkenal dengan produk wisata boonpring,  dengan tema: “Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Kotoran Ternak Melalui Pemberdayaan BUMDes dan Kelompok Tani.”


Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)


Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memanfaatkan limbah kotoran ternak, khususnya kotoran sapi dan kambing, agar tidak mencemari lingkungan, tetapi justru menjadi pupuk organik yang bernilai jual. Kegiatan ini sekaligus mendorong warga untuk mandiri dan produktif dalam mengelola potensi lokal.




Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)



Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)


Salah satu yang menarik, proses pencacahan dan pengolahan pupuk menggunakan mesin KOHE (Kompos Hewan), yang ternyata dibuat oleh putra daerah Sanankerto sendiri. Ini menjadi bukti bahwa potensi lokal, jika didukung dengan pengetahuan dan kerja sama yang baik, dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)


Rabu, 08 Mei 2024

How to prepare a small business financial budget?

Financial planning/budgeting

 

Financial planning/budgeting is the process of individual or company financial goals by managing income and expenses in a planned and systematic manner.





In a small company, a financial budget means

  1. The process of developing a comprehensive financial plan to achieve business goals. Such as increasing profitability, expanding markets, or paying off debt.
  2. Determining the maximum allocation of financial resources in various business activities, such as production, marketing, and business development.
  3. Periodic financial control to ensure business activities run in accordance with the plans and budgets that have been set.

Benefits of financial budgeting for small businesses.

  1. Increase the efficiency and effectiveness of the use of financial resources.
  2. Helps the company achieve its financial goals.
  3. Improves financial control and accountability.
  4. Helps in making more informed financial decisions.
  5. Helps in dealing with unexpected financial situations.

Factors affecting small business budget planning.

  1. Vision, mission and goals of the company.
  2. Current financial condition of the company.
  3. Market and competitive conditions.
  4. Financial capability of the company.
  5. Availability of financial resources.
  6. Government policy.




Examples of financial planning for small businesses


  1. Prepare an income and expenditure budget, containing estimates of income and expenditure for a certain period.
  2. Develop a cash flow plan. The cash flow plan shows the movement of cash in and cash out over a certain period.
  3. Develop a financial ratio analysis. Financial ratio analysis is used to determine the overall financial condition.
  4. Develop an investment plan. An investment plan is a plan to buy new assets or expand the business.

Senin, 28 Juni 2021

Prinsip Dasar Merger, Dan Akuisisi


Pengertian Merger.

Dalam dunia bisnis merger dan akuisisi merupakan hal yang sering dilakukan untuk tujuan tertentu. 
Merger merupakan penggabungan dua perusahaan menjadi satu kegiatan operasional, dimana salah satu nama perusahaan menjadi nama perusahaan dalam penggabungan, beserta aset yang dimilikiya, sehingga salah perusahaan tidak memiliki aktivitas, bisa dikatan salah satu perusahaan bubar.




Jenis Merger

  1. Merger Horisontal : Penggabungan dua perusahaan atau lebih dimana kegiatan usahanya sama.
  2. Merger vertikal: Proses peleburan dua perusahaan dimana kegiatan usahanya saling berhubungan dalam alur produksi yang berurutan, seperti perusahaan cat dengan perusahaan sepeda motor. 
  3. Konglomerat : Proses merger perusahaan dengan kegiatan operasional yang berbeda dengan tujuan untuk pertumbuhan usaha. Seperti Perusahaan makanan dengan perusahaan cat.
  4. Merger kon Generik: Penggabungan perusahaan dimana usahanya masih saling berhubungan. seperti merger bank dengan leasing.

Tujuan Merger.

  1. Pertumbuhan / peningkatan usaha.
  2. Menambah dana usaha/ Peningkatan likuiditas.
  3. Melakukan sinergi, seperti efisiensi masalah tenaga kerja.
  4. Pertimbangan pajak usaha.
  5. Peningkatan skill dalam menghadapi perkembangan teknologi

Pengertian Akuisisi.

Jumat, 25 Juni 2021

Faktor Resiko Pada Investasi

Manajemen Keuangan. ------Resiko Dalam investasi----


Investasi merupakan penanaman dana dengan harapan memiliki keuntungan ( Return ) dikemudian hari, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Tujuan investasi secara umum adalah untuk memperoleh pendapatan secara periodik guna meningkatkan kekayaan. Sedangkan Manfaat investasi adalah kebebasan masalah financial, melindungi aset dari inflasi, dan meningkatkan kekayaan.

Namun demikian , investasi memiliki resiko. Resiko merupakan sesuatu ketidakpastian yang terjadi dikemudian hari, Resiko investasi merupakan keadaan ketidakpastian yang terjadi dikemudian hari atas investasi yang dilakukan, artinya investasi yang dilakukan bisa menguntungkan atau merugikan dikemudian hari.

Minggu, 14 Februari 2021

Ruang Lingkup Persediaan, Analisis leverage, Biaya Modal, Dan Nilai Waktu Uang

 Manajemen Persediaan


Persediaan

Persediaan ( Inventory) secara umum dapat dikatakan sebagai barang yang disimpan untuk digunakan pada tujuan tertentu.
Manajemen persediaan merupakan aktivitas mengatur dan menjaga persediaan agar persediaan dapat digunakan sesuai dengan tujuan, baik itu proses penyimpanan sampai persediaan dimanfaatkan.

Fungsi Persediaan

  1. Mengantisipasi kekurangan
  2. Proses produksi lancar
  3. Menjaga persediaan sesuai dengan kebutuhan.



Konsep Persediaan Efektif Dan Efisien

  1. Pencatatan stock barang persediaan  harus akurat
  2. Rencanakan Proyeksi Kebutuhan barang persediaan
  3. Perlu pemahaman tentang sistem persediaan dan metode harga pokok

Faktor Yang Mempengaruhi Persediaan

  1. Dana untuk pembelian barang persediaan
  2. Waktu tunggu pemesanan barang persediaan
  3. Frekuensi penggunaan persediaan 
  4. Tingkat permintaan dan penawaran

Senin, 08 Februari 2021

Prinsip Bisnis, Prinsip Modal Kerja Dan Biaya Modal

 

Bisnis/ Usaha

Pengertian

Bisnis bisa dikatakan sebagai aktivitas menjual produk ke konsumen dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

Tujuan Bisnis

  1. Memperoleh Keuntungan
  2. Menciptakan lapangan kerja
  3. Menyediakan produk untuk konsumen
  4. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi


Jenis Bisnis Secara Umum

  1. Bisnis Jasa
  2. Bisnis Dagang
  3. Bisnis Manufaktur / Industri

Manfaat Bisnis Bagi Pelaku Bisnis

  1. Penghargaan dari masyarakat
  2. Bebas mengatur waktu
  3. Memakmurkan masyarakat secara umum



Jumat, 29 Januari 2021

Pentingnya Analisis Laporan Keuangan, Sumber Dan Penggunaan Dana



 

Laporan Keuangan 

Merupakan informasi mengenai kinerja keuangan perusahaan dalam satu periode akuntansi untuk dijadikan pedoman dalam mengambil keputusan pada periode berikutnya.


Tujuan Laporan Keuangan

Sebagai informasi mengenai kekayaan, kewajiban, modal dan laba rugi perusahaan.



Fungsi Laporan Keuangan

  1. Sebagai pedoman dalam membuat keputusan
  2. Sebagai bagian dari strategi  bersaing untuk investasi
  3. Kredibilitas perusahaan.

Kualitas Laporan Keuangan.

  1. Tepat waktu dan akurat
  2. Data yang disajikan sesuai dengan kenyataan dan dapat dipertanggung jawabkan.
  3. Data dapat dibandingkan dengan data sebelumnya
  4. Data dapat dipahami semua pihak