Memahami Dasar-Dasar Anggaran untuk Pengambilan Keputusan Perusahaan
Apa itu Anggaran ?
Anggaran adalah rencana keuangan yang disusun secara sistematis untuk memperkirakan pendapatan dan pengeluaran perusahaan dalam periode tertentu.
Anggaran adalah rencana tentang uang. Perusahaan perlu mengetahui: Berapa uang yang akan diterima?, Berapa uang yang akan dikeluarkan?, Untuk apa uang tersebut digunakan?, Apakah perusahaan akan memperoleh keuntungan?
Contoh, sebuah usaha memperkirakan penjualan bulan depan sebesar Rp50 juta. Untuk mencapai penjualan tersebut, perusahaan memperkirakan biaya bahan baku Rp20 juta, gaji Rp10 juta, pemasaran Rp5 juta, dan biaya lain Rp5 juta.
Dengan demikian, perusahaan dapat memperkirakan kondisi keuangannya sebelum kegiatan dilaksanakan.
Apa Fungsi Anggaran ?
- Fungsi Perencanaan: Anggaran menjadi pedoman dalam merencanakan kegiatan perusahaan. Misalnya perusahaan ingin meningkatkan penjualan. Maka perusahaan dapat menyusun anggaran untuk produksi, pemasaran, tenaga kerja, dan kebutuhan lainnya.
- Fungsi Koordinasi: Anggaran membantu antar bagian dalam bekerja menuju tujuan yang sama. Bagian pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia harus saling menyesuaikan.
- Fungsi Pengawasan: Anggaran dapat digunakan untuk membandingkan antara rencana dengan realisasi. Misalnya: Anggaran biaya listrik = Rp3 juta, Realisasi biaya listrik = Rp4 juta, Berarti terdapat selisih Rp1 juta yang perlu dianalisis penyebabnya.
- Fungsi Evaluasi: Anggaran dapat digunakan untuk menilai apakah kegiatan perusahaan sudah berjalan sesuai rencana.
Apa Tujuan Penyusunan Anggaran ?
- Menentukan target pendapatan dan biaya.
- Membantu perusahaan menggunakan sumber daya secara efisien.
- Mengendalikan pengeluaran.
- Membantu pengambilan keputusan.
- Menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan perusahaan.
- Membantu perusahaan mencapai keuntungan yang diharapkan.
Apa Manfaat Anggaran ?
- Membantu Perusahaan Lebih Terarah: Perusahaan mempunyai pedoman mengenai apa yang harus dilakukan dan berapa dana yang tersedia.
- Menghindari Pemborosan: Dengan adanya anggaran, pengeluaran dapat direncanakan dan dikendalikan.
- Membantu Pengambilan Keputusan:Manajemen dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan dan rencana perusahaan.
- Menjadi Alat Pengawasan: Manajemen dapat membandingkan antara anggaran dan realisasi.
- Meningkatkan Efisiensi: Setiap bagian perusahaan menggunakan sumber daya sesuai kebutuhan dan target yang telah ditetapkan.
































.jpg)


