Mendengar kata investasi, sering berpikir tentang saham, obligasi, atau pasar modal. Padahal dalam dunia usaha, investasi memiliki makna yang lebih luas, seperti membeli mesin produksi, membuka cabang baru, menambah kendaraan operasional, atau menambah modal pada suatu usaha.
MBKM Magang Investasi
MBKM Magang Investasi membantu memahami bagaimana keputusan investasi dibuat dan dijalankan secara riel dilapangan.
Magang Investasi adalah kegiatan pembelajaran fokus pada analisis penanaman modal dan pengambilan keputusan investasi, tidak terbatas pada saham atau pasar modal.
Tujuan Magang Investasi
Memahami konsep dan jenis investasi.
Menganalisis kelayakan investasi usaha.
Melatih kemampuan menghitung risiko dan keuntungan investasi.
Manfaat Magang Investasi
Mahasiswa memahami keputusan investasi di dunia usaha.
Meningkatkan kemampuan analisis keuangan dan kelayakan usaha.
Menambah wawasan tentang manajemen risiko investasi.
Fokus Utama Magang Investasi
Penanaman modal dan pengambilan keputusan investasi.
Manajemen adalah proses mencapai tujuan melalui kegiatan Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Penggerakan (Actuating), dan Pengendalian (Controlling).
Manfaat: Memahami cara mengelola pekerjaan secara terarah dan sistematis.
Review Actuating
Konsep Penggerakan (Leading/Actuating)
Pengertian
Penggerakan adalah upaya mengarahkan dan memotivasi orang agar bekerja mencapai tujuan organisasi.
Manfaat: menggerakkan diri sendiri maupun rekan kerja agar lebih produktif.
Perilaku Individu dalam Organisasi
Pengertian
Perilaku individu adalah sikap dan tindakan seseorang dalam lingkungan kerja atau organisasi.
Manfaat: Mahasiswa dapat memahami kelebihan, kekurangan, dan cara beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Perilaku Kelompok dan Tim Kerja
Pengertian
Tim kerja adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Manfaat:Meningkatkan kemampuan bekerja sama dan menyelesaikan tugas secara kolektif.
Konsep Dasar Motivasi Kerja
Pengertian
Motivasi adalah dorongan membuat seseorang mau bekerja dan berusaha mencapai tujuan.
Manfaat: Membantu mahasiswa menjaga semangat kerja dan semangat belajar.
Teori Motivasi (Maslow, Herzberg, McClelland)
Pengertian
Teori motivasi menjelaskan faktor-faktor yang mendorong seseorang untuk bekerja dan berprestasi.
Manfaat: Mahasiswa dapat memahami kebutuhan dan faktor yang mempengaruhi motivasi diri maupun orang lain.
Aplikasi Motivasi di Tempat Kerja
Pengertian
Penerapan berbagai cara untuk meningkatkan semangat dan kinerja karyawan.
Manfaat: Membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan produktif.
Dalam perusahaan, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan. Yang lebih penting adalah bagaimana pimpinan mampu menggerakkan (actuating) karyawan agar bekerja sesuai tujuan perusahaan.
Studi Kasus Actuating
Untuk membantu mengukur keberhasilan tersebut, perusahaan menggunakan KPI (Key Performance Indicator) dan kontrol (pengawasan).
Apa itu KPI?
KPI atau Key Performance Indicator adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah target kerja telah tercapai atau belum.
Contoh KPI:
Jumlah penjualan per bulan
Jumlah pelanggan yang dilayani
Tingkat kehadiran karyawan
Jumlah produksi harian
Tingkat kepuasan pelanggan
Apa itu Kontrol?
Kontrol adalah proses mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan agar tetap sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.
Contoh kontrol:
Absensi kehadiran
Laporan harian
Monitoring produksi
Evaluasi mingguan
Pengawasan langsung oleh pimpinan
KPI tanpa kontrol akan sulit berjalan dengan baik. Sebaliknya, kontrol tanpa KPI juga akan membuat perusahaan tidak memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.
1. Studi Kasus Analisis Kasus Kritis
Narasi Kasus: Diskon Besar, Bonus Ambyar
Manajer Penjualan PT Maju Mundur, menggerakkan (actuating) tim sales agar mencapai target tahunan, dan membuat program motivasi: Siapa pun yang mencapai omzet Rp 600 juta bulan ini, mendapat bonus Rp 15 juta.
Di akhir bulan, Manajer tersenyum melihat laporan, Semua sales mencapai target omzet. Namun, beberapa waktu kemudian, Direktur Keuangan marah besar. Ternyata, demi mengejar target tersebut, para sales memberikan diskon maksimal kepada pelanggan tanpa kontrol. Akibatnya, omzet tinggi tetapi margin keuntungan perusahaan minus (rugi).
Kawasan wisata Boonpring, berlokasi di Desa Sanankerto Kecamatan Turen Kabupaten Malang, kembali menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan wisata desa berbasis edukasi dan pertanian.
Petik Melon
Pada tanggal 23 Mei 2026, secara resmi dibuka wisata petik melon yang kini menjadi daya tarik tambahan bagi para pengunjung wisata Boonpring.
Wisata Petik Melon
Petik Melon Boonpring Sanankerto - Turen
Program ini menghadirkan konsep agrowisata modern melalui pembangunan greenhouse besar di kawasan wisata.
Pengunjung yang datang ke Boonpring dapat memasuki area kebun melon secara gratis untuk melihat proses budidaya secara langsung.
Wisatawan dapat merasakan pengalaman memetik buah melon langsung dari pohonnya, sementara buah yang dipetik dapat dibeli sesuai pilihan masing-masing.
Melon Boonpring Sanankerto - Turen
Petik Melon Boonpring Sanankerto - Turen
Konsep Wisata Edukasi Terpadu Desa
Hadirnya greenhouse melon menjadikan Boonpring berkembang menjadi kawasan wisata edukasi terpadu yang memadukan:
Wisata alam
Pertanian modern
Edukasi greenhouse
Budidaya perikanan
Pemberdayaan masyarakat desa
Green house
Boonpring Sanankerto - Turen
Keunggulan Greenhouse Melon
Terlindung dari hujan berlebihan
Mengurangi serangan hama
Pengaturan suhu lebih stabil
Kualitas buah lebih baik
Produktivitas meningkat
Petik Melon Boonpring Sanankerto - Turen
Area Pembibitan Sebagai Sarana Edukasi : Penyemaian bibit, Perawatan awal tanaman, Pemindahan tanaman, Teknik budidaya melon modern
Banyak ahli mengatakan, Rencana hebat tanpa eksekusi hanyalah halusinasi.
Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK):
Menerapkan teknik penggerakan dalam organisasi
Indikator Pembelajaran.
Mahasiswa mampu menganalisis penggerakan SDM pada UMKM serta memahami cara memotivasi dan mengarahkan tenaga kerja agar tujuan usaha dapat tercapai.
SDM dan UMKM
Pengertian SDM
Sumber Daya Manusia (SDM) adalah individu yang bekerja sebagai penggerak perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih serta dikembangkan kemampuannya.
Actuating (Penggerakan) adalah usaha mengarahkan, memotivasi, dan membimbing SDM agar mau dan mampu bekerja secara optimal
Fungsi SDM dalam Organisasi/Perusahaan
Fungsi Operasional: pengadaan karyawan (rekrutmen), pengembangan (pelatihan), pemberian kompensasi, integrasi, hingga pemeliharaan hubungan kerja.
Fungsi Strategis: SDM adalah motor inovasi. Mesin secanggih apa pun tidak akan berjalan tanpa ada manusia yang mengoperasikannya.
Fungsi Produksi: SDM menjalankan proses produksi barang atau jasa.
Fungsi Pelayanan
Fungsi Pemasaran
Fungsi Pengembangan Usaha
Hambatan dalam Penggerakan SDM
Masalah Komunikasi: Pesan dari pemilik usaha tidak sampai dengan jelas ke karyawan.
Rendahnya Motivasi: Karyawan merasa tidak dihargai atau jenuh.
Resistensi terhadap Perubahan: Karyawan enggan mempelajari cara atau teknologi baru.
Mahasiswa mampu menjelaskan pengarahan kerja dalam organisasi.
A. Pengertian Pengarahan
Pengarahan (directing): proses memberikan petunjuk, bimbingan, motivasi, dan pengawasan kepada bawahan agar pekerjaan dapat dilakukan sesuai tujuan.
Menurut ahli manajemen, pengarahan menciptakan semangat kerja, komunikasi yang baik, dan koordinasi antar anggota organisasi.
Contoh
Supervisor di perusahaan makanan memberikan arahan kepada karyawan bagian produksi tentang standar kebersihan dan target produksi harian agar hasil produk sesuai kualitas perusahaan.
B. Pengertian Pengaruh
Pengaruh: kemampuan seseorang mempengaruhi perilaku, sikap, maupun tindakan orang lain agar bersedia mengikuti tujuan tertentu.
Dalam perusahaan, pengaruh dimiliki pimpinan melalui:
Kewibawaan,
Komunikasi,
Keteladanan,
Pengalaman,
Kemampuan memotivasi.
Contoh Sederhana
Manajer disiplin datang tepat waktu, akan mempengaruhi karyawan untuk ikut disiplin dalam bekerja.
C. Pengertian Disiplin
Disiplin : kesadaran seseorang mentaati peraturan dan norma yang berlaku dalam perusahaan. Disiplin menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban.
Kerja tim hebat tidak lahir dari individu, tapi dari koordinasi dan keputusan yang tepat
Apa itu Koordinasi Kerja ?
Koordinasi adalah senyum dan langkah seirama. Dalam perusahaan, koordinasi adalah upaya menyelaraskan tugas, waktu, sumber daya, dan informasi antar bagian
Koordinasi adalah proses menyatukan dan menghubungkan pekerjaan antar bagian agar tujuan dapat tercapai dengan baik, efektif, dan tidak saling bertabrakan.
Sederhananya, koordinasi adalah kerja sama yang teratur antar karyawan atau antar bagian perusahaan.
Dalam ilmu manajemen, koordinasi adalah proses mengintegrasikan kegiatan-kegiatan yang terpisah untuk mencapai tujuan bersama.
Tujuan Koordinasi
Menghindari tumpang tindih pekerjaan.
Mencegah kekosongan tugas
Mempercepat aliran informasi dan keputusan.
Menyelaraskan waktu antar departemen.
Mencapai efisiensi biaya dan tenaga.
Hambatan Koordinasi
Kurangnya komunikasi: Informasi tidak tersampaikan dengan jelas.
Ego antarbagian, Setiap bagian merasa paling penting, Perbedaan tujuan.
Kurangnya pemimpin yang tegas: Koordinasi menjadi tidak terarah.
Contoh: Atasan membiarkan konflik antarpegawai tanpa solusi.
Komunikasi organisasi merupakan proses penciptaan dan pertukaran pesan dalam hubungan mengatasi ketidakpastian lingkungan dan mencapai tujuan organisasi
Manajemen Actuating 10
Komunikasi alat membangun motivasi kerja. Tanpa komunikasi efektif, bisa menimbulkan salah persepsi.
Peran komunikasi:
Alat pengarahan : menyampaikan instruksi dan tujuan.
Media motivasi : memberikan umpan balik positif
Mekanisme koordinasi : menyelaraskan tugas antarbagian.
Jembatan resolusi konflik : menampung keluhan dan mencari solusi.
Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi adalah proses penyampaian pesan antar individu / kelompok untuk mencapai tujuan bersama.
Jenis komunikasi dalam organisasi:
Vertikal (atasan dan bawahan)
Horizontal (antar rekan kerja)
Diagonal (lintas bagian/divisi)
Peran Komunikasi dalam Meningkatkan Motivasi
Memberikan kejelasan tujuan
Karyawan lebih termotivasi.
Memberikan umpan balik
Meningkatkan kepercayaan diri.
Memberikan apresiasi
Menciptakan rasa aman dan loyalitas.
Komunikasi sebagai Teknik Penggerakan. Sesuai CPMK.
Dalam konteks manajemen, komunikasi adalah alat utama untuk menggerakkan orang (actuating).
Tokoh Douglas McGregor menjelaskan bahwa cara pemimpin, memandang karyawan akan memengaruhi gaya komunikasi dan motivasi yang diberikan. Artinya: Komunikasi bukan hanya menyampaikan, tapi mendorong orang untuk bertindak
Teknik Komunikasi Efektif (Aplikatif)
Konsep AIDA
Konsep AIDA adalah model komunikasi persuasif, digunakan untuk mempengaruhi seseorang agar tertarik dan akhirnya melakukan tindakan tertentu.
Ujian skripsi seringkali dianggap sebagai puncak gunung dari perjalanan panjang seorang mahasiswa. Di balik lembar kertas yang terjilid rapi, ada ribuan jam dihabiskan membaca literatur, dan mengumpulkan data.
Selamat atas kelulusannya
Namun, segala lelah menguap saat pintu ruang sidang terbuka dan kalimat kelulusan diucapkan. Postingan kali ini bukan sekadar dokumentasi biasa, melainkan sebuah tribut pejuang literasi telah resmi menanggalkan status mahasiswanya dan bersiap menjadi ahli di bidangnya masing-masing.
Senyum syukur terpancar
Selamat mengemban gelar baru
Bukti kematangan berpikir
Makna Ujian Skripsi: Lebih dari Sekadar Tanya Jawab
Secara akademis, ujian skripsi adalah bentuk pertanggungjawaban ilmiah. Mahasiswa berdiri mempertahankan argumentasi di hadapan dewan penguji. Namun, jika melihat lebih dalam, ujian ini adalah latihan tentang keberanian.
Melejitkan potensi diri
Simbol transformasi
Teori telah tuntas
Ini adalah momen di mana seorang individu dipaksa untuk berpikir kritis di bawah tekanan, mengolah kritik menjadi saran yang membangun, dan menunjukkan kedewasaan berpikir. Di ruang itulah, karakter seorang calon sarjana sesungguhnya dibentuk.
Selamat! Tetaplah rendah hati dan teruslah belajar
Dengan penuh rasa syukur, kami para dosen, karyawan, serta seluruh pengelola kampus melaksanakan kegiatan halalbihalal Th 2026, dalam suasana hangat, penuh kebersamaan.
Awal yang hangat, senyum yang tulus
Kegiatan ini menjadi momen berharga setelah menjalani berbagai aktivitas dan kesibukan di lingkungan kampus. Dalam acara tersebut, kami saling bersalaman, bermaaf-maafan, serta mempererat kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang karena rutinitas pekerjaan.
kebersamaan dimulai dari hati.
Suasana terasa menyenangkan. Canda tawa mengalir tanpa batas, menciptakan kebahagiaan sederhana yang justru sangat bermakna. Tidak ada sekat antara dosen, karyawan, maupun pengelola, semua larut dalam kebersamaan sebagai satu keluarga besar kampus.
Saling memaafkan
Duduk bersama, berbagi cerita ringan, hingga mengenang pengalaman lucu di lingkungan kerja, membuat suasana semakin akrab. Dari hal-hal sederhana inilah, rasa kebersamaan dan kekeluargaan semakin tumbuh kuat.
Ada yang istimewa dari sebuah pertemuan lama: bukan hanya soal siapa yang datang, tapi cerita yang ikut hadir kembali.
Halal Bihalal alumni Harta Guna Bank Malang
Begitulah suasana saat saya berkumpul dengan para mantan alumni karyawan bank, dulu satu kantor, satu perjuangan, dan sekarang satu kenangan yang tetap hidup.
Halal Bihalal alumni Harta Guna Bank Malang
Waktu memang berjalan, rambut mungkin sudah mulai beruban, langkah tak secepat dulu, tapi satu hal yang tidak berubah: semangat dan keceriaan. Bahkan, bisa dibilang, sekarang lebih santai, karena tidak ada lagi target bulanan yang bikin deg-degan tiap akhir bulan
Halal Bihalal alumni Harta Guna Bank Malang
Halal Bihalal alumni Harta Guna Bank Malang
Obrolan kami mengalir begitu saja. Dari cerita masa lalu saat masih aktif bekerja, tentang nasabah unik, pengalaman lucu di kantor, sampai momen-momen tegang yang sekarang justru jadi bahan tertawaan. Dulu mungkin bikin stres, sekarang malah jadi hiburan.
Kebutuhan adalah sesuatu yang dirasakan seseorang dan harus dipenuhi agar dapat hidup dengan baik serta mencapai tujuan tertentu.
Kepuasan kerja ,actuating 6
Contoh sederhana:
Mahasiswa membutuhkan ilmu, nilai yang baik, dan lingkungan belajar yang nyaman agar dapat mencapai prestasi akademik.
Kepuasan Kerja
Kepuasan kerja adalah perasaan senang yang dirasakan seseorang terhadap pekerjaan yang dilakukan.
Contoh sederhana:
Seorang karyawan merasa puas ketika hasil kerja dihargai, mendapatkan gaji yang layak, dan bekerja dalam suasana yang nyaman.
Motivasi
Motivasi adalah dorongan dari dalam diri seseorang untuk bertindak, berusaha, dan melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu..
Manfaat motivasi:
Meningkatkan semangat kerja, meningkatkan kinerja, mencapai tujuan lebih efektif, menggerakkan orang lain agar lebih aktif dan produktif.
Contoh
Seorang mahasiswa memiliki motivasi tinggi untuk mendapatkan nilai baik, maka akan lebih rajin membaca materi, aktif bertanya di kelas, dan serius mengerjakan tugas yang diberikan dosen.
Teori Motivasi Abraham Maslow
Motivasi merupakan kebutuhan manusia tersusun dalam bentuk hierarki atau tingkatan, mulai dari kebutuhan dasar hingga kebutuhan tertinggi.
Manfaat teori ini adalah membantu memahami, bahwa seseorang akan termotivasi bekerja jika kebutuhan pada tingkat tertentu telah terpenuhi.
Seorang karyawan sudah mendapatkan gaji cukup, lingkungan kerja positif, maka akan lebih termotivasi jika diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan atau skill. Misalnya: Memimpin sebuah proyek.
Motivasi kerja adalah dorongan internal maupun eksternal seseorang mengerahkan kemampuan, waktu, dan energinya untuk mencapai tujuan tertentu.
Dalam konteks organisasi, motivasi menjadi kekuatan menggerakkan individu agar bekerja secara optimal demi tercapainya tujuan pribadi maupun tujuan organisasi.
Konsep Motivasi Kerja
Menurut Abraham Maslow, motivasi berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang tersusun dalam bentuk hierarki, mulai dari kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri. Sedangkan Frederick Herzberg membedakan faktor motivasi menjadi dua, yaitu faktor pemeliharaan (hygiene factors) dan faktor pendorong (motivators).
Dengan demikian, motivasi kerja dapat dipahami sebagai energi pendorong yang mepengaruhi arah, intensitas, dan ketekunan perilaku seseorang dalam bekerja.
Tujuan Motivasi Kerja
Meningkatkan gairah kerja.
Mendorong produktivitas dan kinerja individu.
Membentuk komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.
Menumbuhkan kepuasan kerja.
Tujuan organisasi efektif dan efisien.
Manfaat Motivasi Kerja Bagi Individu:
Meningkatkan rasa percaya diri.
Memberikan arah dan tujuan yang jelas.
Mengembangkan potensi diri.
Meningkatkan kepuasan dan kebahagiaan dalam bekerja.
Manfaat Motivasi Kerja Bagi Organisasi:
Meningkatkan produktivitas.
Mengurangi tingkat absensi
Menciptakan lingkungan kerja positif.
Memperkuat loyalitas karyawan.
Hambatan Internal Motivasi Kerja. (Dari Dalam Diri)
Tidak Memiliki Tujuan Jelas. Seseorang tidak memiliki arah akan mudah kehilangan semangat. Tujuan kabur membuat usaha menjadi tidak fokus.
Kebutuhan yang Tidak Terpenuhi. Jika kebutuhan dasar belum terpenuhi (misalnya rasa aman atau kebutuhan ekonomi), maka sulit untuk mencapai motivasi pada tingkat yang lebih tinggi.
Kejenuhan. Rutinitas kerja yang monoton dapat menyebabkan kejenuhan.
Hambatan Eksternal Motivasi Kerja (Dari Lingkungan)
Kepemimpinan Kurang Mendukung: Gaya kepemimpinan otoriter, kurang komunikasi, dan tidak memberi penghargaan dapat melemahkan motivasi bawahan.
Sistem Penghargaan Tidak Adil: Jika karyawan berprestasi tidak mendapatkan apresiasi yang layak, sementara yang kurang produktif diperlakukan sama, maka motivasi akan turun.
Lingkungan Kerja Tidak Kondusif: Konflik antarpegawai, suasana kerja tegang, atau fasilitas kurang memadai dapat menghambat semangat kerja.
Beban Kerja Berlebihan: Tuntutan kerja terlalu tinggi tanpa dukungan memadai menyebabkan stres.
Hambatan Motivasi pada Mahasiswa
Kuliah hanya karena tuntutan orang tua.
Kurangnya dukungan sosial.
Pengaruh pergaulan tidak produktif.
Metode pembelajaran kurang menarik.
Dampak Motivasi Jika Hambatan Tidak Diatasi Pada Mahasiswa
Mengapa Perilaku Kelompok Penting dalam Actuating?
Dalam fungsi manajemen, Actuating (penggerakan) adalah tahap di mana rencana benar-benar dijalankan. Pada tahap ini, manajer tidak lagi hanya menyusun strategi, tetapi menggerakkan individu menjadi kekuatan kolektif.
Manajemen Actuating 4 Indocakti Malang
Organisasi tidak berjalan oleh individu yang bekerja sendiri, melainkan oleh kelompok dan tim kerja. Oleh karena itu, memahami perilaku kelompok menjadi kunci dalam:
Meningkatkan efektivitas kerja
Mengelola konflik
Meningkatkan motivasi
Menciptakan sinergi tim
Perilaku Kelompok
Kelompok adalah dua individu atau lebih, berinteraksi, bergabung bersama untuk mencapai tujuan tertentu.
Kelompok adalah dua orang atau lebih yang Saling berinteraksi, Memiliki tujuan Bersama, Saling mempengaruhi, dan Memiliki struktur peran tertentu
Perilaku Kelompok adalah studi tentang bagaimana individu bertindak, bereaksi, dan berinteraksi ketika berada dalam satu wadah kolektif.
Konsep Dasar Perilaku Kelompok
Kelompok Formal : Dibentuk organisasi (misal: divisi pemasaran)
Kelompok Informal : Terbentuk secara alami (misal: kelompok diskusi mahasiswa)
Konsep Dasar: Sinergi dan Interdependensi
Sinergi: Tim kerja yang efektif menciptakan sinergi positif melalui koordinasi.
Interdependensi: Ketergantungan antar anggota. (Keberhasilan Si A dalam tim sangat dipengaruhi oleh kualitas kerja Si B).
Tahap Perkembangan Kelompok
Menurut Bruce Tuckman, kelompok berkembang melalui 5 tahap:
Forming : Tahap perkenalan, masih sopan
Storming : Mulai muncul konflik dan perbedaan, Mulai muncul gesekan ide, perebutan pengaruh, dan resistensi terhadap kontrol.
Norming : Mulai terbentuk norma dan kekompakan
Performing : Tim bekerja efektif, Tahap performa. Kelompok berfungsi penuh untuk menyelesaikan tugas.
FAS (Forum Arek Singgahan) Information Center, adalah wadah kebersamaan generasi desa yang berkomitmen membangun Desa Sanankerto - Kec. Turen - Kab. Malang, menjadi desa cerdas, terbuka, dan berdaya saing global melalui pendidikan, informasi, jejaring, dan penguatan sumber daya manusia, dengan semangat gotong royong serta kearifan lokal yang berakar pada identitas desa bambu.
FAS Information Center
Visi Misi dan Program Kerja FAS
Visi FAS:
Desa Cerdas, Terbuka, dan Berwawasan Global.
FAS Information Center
Misi FAS:
Membuka akses informasi pendidikan dan kerja
Menguatkan kemampuan bahasa asing
Membangun jejaring dan peluang global
Meningkatkan kualitas SDM desa secara berkelanjutan
FAS Information Center
Rumusan Program Kerja FAS Information Center
A. Program Akses Informasi Pendidikan & Kerja
Informasi Beasiswa & Kuliah: Update info beasiswa dalam dan luar negeri, Pendampingan pendaftaran
Klinik Karier & CV: Pelatihan membuat CV dan surat lamaran, Simulasi wawancara kerja
Info Lowongan Kerja Terupdate: Kerjasama dengan perusahaan lokal, Grup WA / Telegram informasi kerja
Seminar Edukasi Bulanan: Tema: Kampus, Karier, Digital Skill, Wirausaha
FAS Information Center
B. Program Penguatan Bahasa Asing
Kelas Bahasa Desa. (Inggris, Mandarin, Jepang) : Beginner – Intermediate, Speaking practice weekly
English Speaking Club: Diskusi santai tiap minggu, Public speaking practice
Pelatihan TOEFL / IELTS Dasar: Untuk persiapan beasiswa / kerja
Program Volunteer Native / Praktisi : Mengundang relawan bahasa (offline/online)