Memahami pengertian, tujuan, manfaat, keunggulan, anggaran penjualan dalam kehidupan sehari-hari maupun perusahaan.
Dalam kegiatan jual beli, baik dilakukan oleh perseorangan maupun perusahaan, penjualan tidak hanya mengandalkan keberuntungan. Perlu ada perencanaan mengenai berapa produk yang akan dijual, berapa harga yang ditetapkan, dan berapa pendapatan yang diharapkan.
Anggaran Penjualan
Anggaran penjualan adalah rencana penjualan jumlah barang atau jasa yang akan dijual dan nilai penjualannya dalam periode tertentu.
Anggaran penjualan menjadi dasar bagi penyusunan anggaran lain, seperti anggaran produksi, pembelian bahan, tenaga kerja, dan biaya operasional.
Contoh sederhana di masyarakat
Misalnya anda mempunyai usaha jualan nasi pecel. Dalam sehari diperkirakan: Terjual 50 porsi, Harga Rp15.000/porsi, Penjualan sehari = 50 × Rp15.000 = Rp.750.000. Jika berjualan 30 hari: 50 × Rp.15.000 × 30 = Rp.22.500.000
Disini anda dapat membuat anggaran penjualan sebesar Rp. 22,5 juta per bulan. Namun demikian, ini masih perencanaan atau perkiraan, karena penjualan bisa naik atau turun.
Tujuan Anggaran Penjualan
- Menentukan target penjualan dalam periode tertentu.
- Memperkirakan pendapatan.
- Menjadi dasar menyusun anggaran produksi dan operasional.
- Menentukan strategi penjualan dan pemasaran.
- Alat untuk mengendalikan penjualan.
- Membandingkan target dengan realisasi penjualan.

























