Tampilkan postingan dengan label actuating. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label actuating. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Mei 2026

Bukan Cuma Modal. Ini Rahasia UMKM Bisa Berkembang Pesat

Banyak ahli mengatakan, Rencana hebat tanpa eksekusi hanyalah halusinasi. 

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK): 

Menerapkan teknik penggerakan dalam organisasi

Indikator Pembelajaran.

Mahasiswa mampu menganalisis penggerakan SDM pada UMKM serta memahami cara memotivasi dan mengarahkan tenaga kerja agar tujuan usaha dapat tercapai.



Materi actuating 13
SDM dan UMKM 

Pengertian SDM

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah individu yang bekerja sebagai penggerak perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih serta dikembangkan kemampuannya.

Actuating (Penggerakan) adalah usaha mengarahkan, memotivasi, dan membimbing SDM agar mau dan mampu bekerja secara optimal





Fungsi SDM dalam Organisasi/Perusahaan

  1. Fungsi Operasional: pengadaan karyawan (rekrutmen), pengembangan (pelatihan), pemberian kompensasi, integrasi, hingga pemeliharaan hubungan kerja.
  2. Fungsi Strategis: SDM adalah motor inovasi. Mesin secanggih apa pun tidak akan berjalan tanpa ada manusia yang mengoperasikannya.
  3. Fungsi Produksi: SDM menjalankan proses produksi barang atau jasa.
  4. Fungsi Pelayanan
  5. Fungsi Pemasaran
  6. Fungsi Pengembangan Usaha

Hambatan dalam Penggerakan SDM

  1. Masalah Komunikasi: Pesan dari pemilik usaha tidak sampai dengan jelas ke karyawan.
  2. Rendahnya Motivasi: Karyawan merasa tidak dihargai atau jenuh.
  3. Resistensi terhadap Perubahan: Karyawan enggan mempelajari cara atau teknologi baru.

Sabtu, 16 Mei 2026

Pengarahan, Pengaruh, dan Disiplin dalam Organisasi

CPMK

Menerapkan teknik penggerakan dalam organisasi.

Indikator Pembelajaran

Mahasiswa mampu menjelaskan pengarahan kerja dalam organisasi.





A. Pengertian Pengarahan

Pengarahan (directing): proses memberikan petunjuk, bimbingan, motivasi, dan pengawasan kepada bawahan agar pekerjaan dapat dilakukan sesuai tujuan.




Menurut ahli manajemen, pengarahan menciptakan semangat kerja, komunikasi yang baik, dan koordinasi antar anggota organisasi.

Contoh 

Supervisor di perusahaan makanan memberikan arahan kepada karyawan bagian produksi tentang standar kebersihan dan target produksi harian agar hasil produk sesuai kualitas perusahaan.

B. Pengertian Pengaruh

Pengaruh: kemampuan seseorang mempengaruhi perilaku, sikap, maupun tindakan orang lain agar bersedia mengikuti tujuan tertentu.

Dalam perusahaan, pengaruh dimiliki  pimpinan melalui:
  1. Kewibawaan,
  2. Komunikasi,
  3. Keteladanan,
  4. Pengalaman,
  5. Kemampuan memotivasi.

Contoh Sederhana

Manajer disiplin datang tepat waktu, akan mempengaruhi karyawan untuk ikut disiplin dalam bekerja.

C. Pengertian Disiplin

Disiplin : kesadaran seseorang mentaati peraturan dan norma yang berlaku dalam perusahaan. Disiplin menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban.

Selasa, 12 Mei 2026

Koordinasi Dulu, Baru Putuskan: Materi Kuliah untuk Kelas Karyawan

Koordinasi & Pengambilan Keputusan

Kerja tim hebat tidak lahir dari individu, tapi dari koordinasi dan keputusan yang tepat





Apa itu Koordinasi Kerja ?

Koordinasi adalah senyum dan langkah seirama. Dalam perusahaan, koordinasi adalah upaya menyelaraskan tugas, waktu, sumber daya, dan informasi antar bagian






Koordinasi adalah proses menyatukan dan menghubungkan pekerjaan antar bagian agar tujuan dapat tercapai dengan baik, efektif, dan tidak saling bertabrakan.

Sederhananya, koordinasi adalah kerja sama yang teratur antar karyawan atau antar bagian perusahaan.

Dalam ilmu manajemen, koordinasi adalah proses mengintegrasikan kegiatan-kegiatan yang terpisah untuk mencapai tujuan bersama.

Tujuan Koordinasi

  1. Menghindari tumpang tindih pekerjaan.
  2. Mencegah kekosongan tugas 
  3. Mempercepat aliran informasi dan keputusan.
  4. Menyelaraskan waktu antar departemen.
  5. Mencapai efisiensi biaya dan tenaga.

Hambatan Koordinasi

  1. Kurangnya komunikasi: Informasi tidak tersampaikan dengan jelas.
  2. Ego antarbagian, Setiap bagian merasa paling penting, Perbedaan tujuan.
  3. Kurangnya pemimpin yang tegas: Koordinasi menjadi tidak terarah.

Contoh:  Atasan membiarkan konflik antarpegawai tanpa solusi.

Sabtu, 04 April 2026

Aplikasi Motivasi di Tempat Kerja: Bukan Sekedar Gaji, Tapi Tentang Rasa Dihargai

Pengertian Motivasi di Tempat Kerja

Motivasi kerja adalah dorongan dalam diri seseorang agar mau bekerja dengan semangat, konsisten, dan mencapai tujuan organisasi.





Secara sederhana: Motivasi itu adalah alasan kenapa seseorang mau bekerja dengan sungguh-sungguh





Contoh:

  1. Karyawan rajin karena ingin bonus (motivasi finansial)
  2. Karyawan semangat karena ingin promosi jabatan
  3. Karyawan bekerja baik karena merasa dihargai oleh atasan

Manfaat Motivasi di Tempat Kerja

Motivasi yang baik akan memberikan dampak positif, baik untuk karyawan maupun organisasi:

A. Bagi Karyawan:

  1. Lebih semangat bekerja
  2. Tidak mudah bosan
  3. Merasa dihargai
  4. Lebih percaya diri

B. Bagi Perusahaan:

  1. Produktivitas meningkat
  2. Kinerja tim lebih baik
  3. Turnover karyawan menurun
  4. Lingkungan kerja lebih positif

Contoh:

Karyawan yang diberi apresiasi sederhana seperti kata terima kasih atau kerja bagus, seringkali lebih semangat dibanding yang tidak pernah dihargai.

Tujuan Penerapan Motivasi

  1. Meningkatkan kinerja karyawan
  2. Mencapai target organisasi
  3. Membangun semangat kerja tim
  4. Mengurangi konflik kerja
  5. Mendorong pengembangan diri karyawan

Minggu, 08 Maret 2026

Konsep Dasar Motivasi Kerja

Motivasi Kerja

Motivasi kerja adalah dorongan internal maupun eksternal seseorang mengerahkan kemampuan, waktu, dan energinya untuk mencapai tujuan tertentu. 
Dalam konteks organisasi, motivasi menjadi kekuatan menggerakkan individu agar bekerja secara optimal demi tercapainya tujuan pribadi maupun tujuan organisasi.


Konsep Motivasi Kerja 



Menurut Abraham Maslow, motivasi berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang tersusun dalam bentuk hierarki, mulai dari kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri. Sedangkan Frederick Herzberg membedakan faktor motivasi menjadi dua, yaitu faktor pemeliharaan (hygiene factors) dan faktor pendorong (motivators).

Dengan demikian, motivasi kerja dapat dipahami sebagai energi pendorong yang mepengaruhi arah, intensitas, dan ketekunan perilaku seseorang dalam bekerja.

Tujuan Motivasi Kerja

  1. Meningkatkan  gairah kerja.
  2. Mendorong produktivitas dan kinerja individu.
  3. Membentuk komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.
  4. Menumbuhkan kepuasan kerja.
  5. Tujuan organisasi  efektif dan efisien.




Manfaat Motivasi Kerja Bagi Individu:

  1. Meningkatkan rasa percaya diri.
  2. Memberikan arah dan tujuan yang jelas.
  3. Mengembangkan potensi diri.
  4. Meningkatkan kepuasan dan kebahagiaan dalam bekerja.

Manfaat Motivasi Kerja Bagi Organisasi:

  1. Meningkatkan produktivitas.
  2. Mengurangi tingkat absensi 
  3. Menciptakan lingkungan kerja  positif.
  4. Memperkuat loyalitas karyawan.

Hambatan Internal Motivasi Kerja. (Dari Dalam Diri)

  1. Tidak Memiliki Tujuan  Jelas. Seseorang tidak memiliki arah akan mudah kehilangan semangat. Tujuan  kabur membuat usaha menjadi tidak fokus.
  2. Rendahnya Kepercayaan Diri. Individu ragu terhadap kemampuan sendiri, sehingga enggan berinovasi.
  3. Kebutuhan yang Tidak Terpenuhi. Jika kebutuhan dasar belum terpenuhi (misalnya rasa aman atau kebutuhan ekonomi), maka sulit untuk mencapai motivasi pada tingkat yang lebih tinggi.
  4. Kejenuhan. Rutinitas kerja yang monoton dapat menyebabkan kejenuhan.

Hambatan Eksternal Motivasi Kerja  (Dari Lingkungan)

  1. Kepemimpinan Kurang Mendukung: Gaya kepemimpinan otoriter, kurang komunikasi, dan tidak memberi penghargaan dapat melemahkan motivasi bawahan.
  2. Sistem Penghargaan Tidak Adil: Jika karyawan berprestasi tidak mendapatkan apresiasi yang layak, sementara yang kurang produktif diperlakukan sama, maka motivasi akan turun.
  3. Lingkungan Kerja Tidak Kondusif:  Konflik antarpegawai, suasana kerja  tegang, atau fasilitas  kurang memadai dapat menghambat semangat kerja.
  4. Beban Kerja Berlebihan: Tuntutan kerja terlalu tinggi tanpa dukungan  memadai  menyebabkan stres.

Hambatan Motivasi  pada Mahasiswa 

  1. Kuliah hanya karena tuntutan orang tua.
  2. Kurangnya dukungan sosial.
  3. Pengaruh pergaulan  tidak produktif.
  4. Metode pembelajaran kurang menarik.

Dampak Motivasi Jika Hambatan Tidak Diatasi Pada Mahasiswa

  1. Produktivitas menurun
  2. Muncul sikap apatis
  3. Tingkat absensi meningkat
  4. Prestasi akademik menurun 

Strategi Mengatasi Hambatan Motivasi Kerja

A. Menetapkan Tujuan yang Jelas: 

Gunakan prinsip tujuan spesifik dan terukur. Ketika seseorang tahu apa yang ingin dicapai, maka energi lebih terarah.

Senin, 02 Februari 2026

Peranan pengabdian kepada masyarakat dalam menunjang pariwisata Kota Malang

A. Pendahuluan

Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis, berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan identitas budaya lokal.


Workshop MCC Malang



Kota Malang sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur memiliki potensi pariwisata sangat besar, baik dari aspek wisata alam, budaya, edukasi, maupun ekonomi kreatif.

Workshop MCC Malang



Seiring dengan hal tersebut, pengabdian kepada masyarakat menjadi elemen penting yang tidak dapat dipisahkan dari pengembangan pariwisata.


Workshop MCC Malang



Melalui pengabdian, perguruan tinggi, lembaga, dan praktisi dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, memperbaiki tata kelola destinasi, serta mendorong pariwisata yang berkelanjutan.


Workshop MCC Malang



Workshop yang diselenggarakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya peranan pengabdian kepada masyarakat dalam menunjang sektor pariwisata daerah.




B. Workshop

Workshop adalah kegiatan pelatihan atau pembelajaran bersifat interaktif dan partisipatif, di mana peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga terlibat aktif melalui diskusi, studi kasus, simulasi, maupun praktik langsung.

Workshop MCC Malang



Workshop bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman peserta terhadap suatu topik tertentu secara mendalam dan aplikatif.

Sabtu, 31 Januari 2026

Prinsip Dasar Manajemen Dan Konsep POAC.

Apa itu Manajemen?

Manajemen adalah proses mengatur dan mengarahkan sumber daya (manusia, uang, waktu, dan sarana) agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan efisien.





Sederhananya, bisa dikatakan bahwa Manajemen, adalah mengatur orang dan pekerjaan supaya tujuan tercapai dengan baik.

Tujuan Manajemen 

  1. Mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.
  2. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya (manusia, waktu, dan biaya).
  3. Menciptakan keteraturan dan koordinasi kerja dalam organisasi.
  4. Meningkatkan kinerja dan produktivitas individu maupun tim.




Manfaat Manajemen 

  1. Pekerjaan menjadi lebih terarah dan terencana.
  2. Mengurangi pemborosan waktu, tenaga, dan biaya.
  3. Meminimalkan konflik dan tumpang tindih tugas.
  4. Meningkatkan peluang keberhasilan dalam mencapai tujuan.

Mengapa Manajemen Penting?


Jika tanpa manajemen:

  1. Kegiatan berjalan tanpa arah
  2. Banyak pemborosan waktu dan biaya
  3. Tujuan sulit dicapai

Jika dengan manajemen:

  1. Pekerjaan jadi terencana
  2. Orang bekerja lebih terarah
  3. Hasil lebih maksimal

Fungsi Manajemen: POAC


Manajemen memiliki empat fungsi utama yang dikenal dengan POAC: