Sabtu, 24 Januari 2026

Contoh Bab IV. Laporan PPL, Sistem Mutu

1. Definisi Sistem Mutu

Sistem mutu adalah seperangkat kebijakan, prosedur, standar, dan proses yang disusun secara terencana dan terdokumentasi untuk memastikan bahwa setiap kegiatan organisasi berjalan secara konsisten, efektif, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.





Dalam konteks PPL,  mahasiswa, sistem mutu menjadi dasar penyusunan SOP, agar pelaksanaan kerja di instansi tempat PPL berlangsung memiliki alur kerja yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

2. Tujuan Sistem Mutu

  1. Menjamin keseragaman proses kerja agar pelaksanaan kegiatan sesuai standar.
  2. Meningkatkan kualitas layanan atau hasil kerja organisasi.
  3. Mengurangi kesalahan, penyimpangan, dan pekerjaan yang tidak efisien.
  4. Menjadi pedoman kerja yang jelas bagi seluruh pihak yang terlibat.
  5. Mendukung pengendalian dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan.
  6. Bagi mahasiswa PPL, tujuan sistem mutu adalah membantu memahami alur kerja nyata di lapangan dan menerjemahkannya ke dalam bentuk SOP yang sistematis.

3. Manfaat Sistem Mutu

  1. Penerapan sistem mutu memberikan berbagai manfaat, antara lain:
  2. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan kerja.
  3. Menjadikan proses kerja lebih terstruktur dan terdokumentasi.
  4. Mempermudah pelatihan dan adaptasi bagi pegawai baru.
  5. Menjadi dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
  6. Meningkatkan kepercayaan pengguna layanan terhadap organisasi.

Dibwah ini adalah contoh sederhana, laporan PPL untuk Bab IV,  dikususkan untuk mahasiswa STIE Indocakti Malang - Jatim.

Contoh dibawah ini  disusun secara sederhana, dan bisa dijadikan pedoman anda dan disesuaikan dengan obyek PPL anda. 

------------------------------------------------------------------------------------------------------------



BAB IV
SISTEM MUTU


A. Pengertian SOP


Standart Operating Procedure (SOP) adalah pedoman yang dipergunakan untuk mendorong dan menggerakkan suatu kelompok untuk mencapai tujuan organisasi

B. Tujuan SOP

Adanya SOP agar karyawan menjaga konsistensi dan tingkat kinerja serta mengetahui dengan jelas peran dan fungsi – fungsi tiap posisi dalam organisasi.
Berikut adalah standart operational prosedur yang dibuat dalam rangka,  pengembangan sistem mutu produksi pada STMJ Ijen SOB.

C. Sistem Mutu Produksi. 


Tabel 4.1.
Standard Operational Procedure dan Instruksi.


NO.

Standard Operational Procedure

1.       

Pemilihan Bahan Baku Susu

2.       

Pemilihan Bahan Baku Telur

3.       

Pemilihan Bahan Baku Madu

4.       

Pemilihan Bahan Baku Jahe

5.       

Pengecekan Bahan Baku Susu

6.       

Pengecekan Bahan Baku Telur

7.       

Pengecekan Bahan Baku Madu

8.       

Pengecekan Bahan Baku Jahe

9.       

IK Penyimpanan Bahan Baku Susu

10.   

IK Penyimpanan Bahan Baku Telur

11.   

IK Penyimpanan Bahan Baku Madu

12.   

IK Penyimpanan Bahan Baku Jahe

13.   

IK Pembuatan Minuman STMJ


D. Kebijakan Sistem Mutu Manajemen Produksi sebelum adanya SOP Manajemen Produksi :

  1. Kegiatan produksi belum berjalan dengan efisiensi
  2. Sering terjadinya kekeliruan dalam proses produksi yang sedang berlangsung Kurang disiplinya karyawan
  3. Penyimpanan bahan baku masih sering terjadi kekeliruan, Sering terjadinya kesalahan dalam pemilihan, pengecekan, dan penyimpanan bahan baku.

E. Kebijakan Sistem Mutu Manajemen Produksi sesudah adanya SOP Manajemen Produksi :

  1. Aktifitas produksi menjadi lancar
  2. Kedisiplin karyawan meningkat
  3. Efisiensi produksi mengalami peningkatan
  4. Pemilihan, pengecekan, dan penyimpanan bahan baku berjalan dengan lebih baik.

F. Standard Operational Procedure (SOP)

Disini bisa di isi SOP dalam bentuk tabel, atau bisa juga SOP dalam bentuk tabel ditempatkan pada lampiran. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar