Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keuangan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Oktober 2026

Konsep Dasar Anggaran Bahan Baku: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Contoh Perhitungan

Anggaran Bahan Baku: Menghitung Kebutuhan Produksi secara Sistematis

Dalam perusahaan, bahan baku merupakan faktor penting dalam menentukan kelancaran produksi. Oleh karena itu, perusahaan perlu menyusun anggaran bahan baku agar kebutuhan bahan baku dapat direncanakan dengan baik, biaya terkendali, dan proses produksi berjalan lancar.


Belajar Anggaran bahan baku

Pengertian Anggaran Bahan Baku

Anggaran bahan baku adalah rencana perusahaan memperkirakan jumlah dan biaya bahan baku yang dibutuhkan dalam proses produksi selama periode tertentu.




Contoh:

Usaha roti perlu menghitung kebutuhan tepung, gula, telur, dan mentega untuk memenuhi target produksi. 
Dengan perencanaan yang tepat, perusahaan dapat menghindari kekurangan maupun penumpukan bahan baku.

Tujuan Anggaran Bahan Baku

  1. Mengetahui jumlah bahan baku yang dibutuhkan untuk produksi.
  2. Memperkirakan biaya pembelian bahan baku.
  3. Menjamin ketersediaan bahan baku sesuai jadwal produksi.
  4. Membantu perusahaan mengendalikan penggunaan bahan baku.

Senin, 26 Oktober 2026

Konsep Dualitas dan Analisis Sensitivitas

Pengertian Dualitas

Dualitas adalah konsep dalam Riset Operasional yang digunakan untuk melihat masalah dari dua sudut pandang yang saling berhubungan.


Dualitas dan sensitivitas


Jika perusahaan ingin memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dengan sumber daya yang terbatas, konsep dualitas membantu perusahaan melihat nilai dari sumber daya yang dimiliki, seperti bahan baku, tenaga kerja, dan waktu produksi.

Dualitas membantu manajer memahami bahwa sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan juga memiliki nilai ekonomi yang perlu diperhitungkan.






Tujuan Dualitas

Tujuan dualitas adalah membantu manajer memahami nilai sumber daya yang digunakan dalam kegiatan usaha dan menentukan apakah sumber daya sudah dimanfaatkan secara optimal.
Dengan memahami konsep ini, manajer dapat mempertimbangkan apakah tambahan bahan baku, tenaga kerja, atau waktu kerja dapat memberikan manfaat sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Keunggulan Dualitas

Membantu perusahaan melihat masalah dari sudut pandang berbeda sehingga keputusan bisnis dapat dibuat dengan lebih baik.
Konsep ini juga membantu manajer menilai pentingnya sumber daya yang terbatas, membandingkan manfaat dan biaya, serta menentukan sumber daya mana yang perlu diprioritaskan.

Contoh Dualitas dalam Kehidupan Bisnis

Misalnya, usaha mebel memproduksi meja dan kursi dengan keterbatasan bahan baku kayu dan jam kerja karyawan.
Pemilik usaha ingin memperoleh keuntungan sebesar-besarnya dari kedua produk tersebut.
Melalui konsep dualitas, pemilik usaha dapat melihat bukan hanya produk mana yang memberikan keuntungan terbesar, tetapi juga nilai dari bahan baku dan waktu kerja yang digunakan.
Jika tambahan kayu dapat meningkatkan keuntungan secara berarti, pemilik usaha dapat mempertimbangkan untuk membeli kayu tambahan selama biaya pembelian masih sebanding dengan manfaat yang diperoleh.

Selasa, 20 Oktober 2026

Mengenal Metode Big-M dan Metode Dua Fase Pada Riset Operasional

Pengertian Metode Big-M

Metode Big-M adalah metode untuk menyelesaikan masalah Program Linear menggunakan metode Simpleks dengan memberikan penalti yang sangat besar kepada variabel artifisial atau variabel buatan.


Metode Big-M, Riset Operasional 


Variabel artifisial adalah variabel sementara yang ditambahkan agar perhitungan Simpleks dapat dimulai ketika solusi awal belum dapat dibentuk secara langsung.

Variabel ini bukan produk yang dijual perusahaan dan bukan pula keuntungan yang diperoleh. Variabel artifisial hanya membantu proses perhitungan.

Dalam Metode Big-M, variabel artifisial diberi penalti yang sangat besar dalam fungsi tujuan. Pada masalah maksimasi, penalti tersebut  berupa (-M), sedangkan pada masalah minimasi  berupa (+M).




Tujuannya adalah mendorong variabel artifisial keluar dari solusi apabila solusi layak tanpa variabel tersebut memang tersedia.

Contoh dalam manajemen:

Sebuah perusahaan ingin menentukan jumlah meja dan kursi yang harus diproduksi agar keuntungan maksimal. Karena salah satu kendalanya berbentuk produksi minimal, diperlukan variabel tambahan agar proses perhitungan Simpleks dapat dimulai. Metode Big-M membantu menangani kondisi tersebut.

Pengertian Metode Dua Fase (Two-Phase)

Metode Dua Fase adalah metode penyelesaian Program Linear yang membagi proses perhitungan menjadi dua tahap, yaitu Fase I dan Fase II.

Jika Metode Big-M memberikan penalti besar kepada variabel artifisial, Metode Dua Fase menangani variabel tersebut melalui dua tahap yang terpisah.

Fase I: Mencari solusi yang layak

Pada tahap pertama, mencari solusi yang memenuhi semua kendala perusahaan.
Caranya adalah menggunakan fungsi tujuan bantu untuk meminimalkan jumlah variabel artifisial.
Jika nilai minimum variabel artifisial sama dengan nol, berarti solusi layak dapat ditemukan. Perhitungan kemudian dilanjutkan ke Fase II.

Namun, jika nilai minimumnya masih lebih besar dari nol, berarti model tersebut tidak memiliki solusi yang memenuhi seluruh kendala.

Fase II: Mencari hasil terbaik

Setelah solusi layak ditemukan, maka kembali menggunakan tujuan bisnis yang sebenarnya.

Misalnya, perusahaan ingin memperoleh keuntungan maksimal atau mencapai biaya operasional yang minimal.

Perhitungan Simpleks dilanjutkan sampai solusi optimal ditemukan atau kondisi lain yang menunjukkan tidak adanya solusi optimal tercapai.

Rabu, 30 September 2026

Anggaran Penjualan: Berjualan Bukan Sekedar Berharap, Harus Ada Target

Memahami pengertian, tujuan, manfaat, keunggulan, anggaran penjualan dalam kehidupan sehari-hari maupun perusahaan.


Anggaran penjualan



Dalam kegiatan jual beli, baik dilakukan oleh perseorangan maupun perusahaan, penjualan tidak hanya mengandalkan keberuntungan. Perlu ada perencanaan mengenai berapa produk yang akan dijual, berapa harga yang ditetapkan, dan berapa pendapatan yang diharapkan.

Anggaran Penjualan

Anggaran penjualan adalah rencana penjualan jumlah barang atau jasa yang akan dijual dan nilai penjualannya dalam periode tertentu.
Anggaran penjualan menjadi dasar bagi penyusunan anggaran lain, seperti anggaran produksi, pembelian bahan, tenaga kerja, dan biaya operasional.





Contoh sederhana di masyarakat

Misalnya anda mempunyai usaha jualan nasi pecel. Dalam sehari diperkirakan: Terjual 50 porsi, Harga Rp15.000/porsi, Penjualan sehari = 50 × Rp15.000 = Rp.750.000. Jika berjualan 30 hari: 50 × Rp.15.000 × 30 = Rp.22.500.000
Disini anda dapat membuat anggaran penjualan sebesar Rp. 22,5 juta per bulan. Namun demikian, ini masih perencanaan atau perkiraan, karena penjualan bisa naik atau turun.

Tujuan Anggaran Penjualan

  1. Menentukan target penjualan dalam periode tertentu.
  2. Memperkirakan pendapatan.
  3. Menjadi dasar menyusun anggaran produksi dan operasional.
  4. Menentukan strategi penjualan dan pemasaran.
  5. Alat untuk mengendalikan penjualan.
  6. Membandingkan target dengan realisasi penjualan.

Jumat, 18 September 2026

Belajar Metode Simpleks, Sambil Ngopi, Dan Cara Menentukan Keuntungan Maksimal

Metode Simpleks

Metode Simpleks adalah metode dalam Riset Operasional yang digunakan untuk mencari solusi terbaik dari masalah yang memiliki dengan beberapa pilihan dan keterbatasan sumber daya.
Metode Simpleks membantu perusahaan menentukan: sumber daya terbatas, kombinasi mana yang memberikan hasil paling maksimal


Metode simplek sambil Ngopi


Metode Simpleks digunakan untuk menyelesaikan masalah Program Linear, sangat baik untuk:

  1. Maksimasi: mencari keuntungan terbesar/ maksimal
  2. Minimasi : mencari biaya terkecil.
Dalam prosesnya, yaitu: menyusun tabel Simpleks, menentukan variabel masuk dan variabel keluar, menentukan pivot, kemudian melakukan iterasi sampai diperoleh solusi optimal.





Tujuan Metode Simpleks

  1. Menentukan kombinasi keputusan terbaik.
  2. Memaksimalkan keuntungan atau hasil.
  3. Meminimalkan biaya atau penggunaan sumber daya.
  4. Menggunakan sumber daya secara lebih efisien.
  5. Menemukan solusi optimal berdasarkan kendala yang ada.
  6. Membantu pengambilan keputusan secara lebih sistematis.

Manfaat Metode Simpleks

  1. Perencanaan produksi: Menentukan berapa banyak produk A dan B yang sebaiknya diproduksi.
  2. Memaksimalkan keuntungan: Perusahaan dapat mencari kombinasi produksi yang memberikan keuntungan terbesar.
  3. Meminimalkan biaya: Mencari kombinasi penggunaan bahan atau sumber daya dengan biaya paling rendah.
  4. Menghemat sumber daya: Membantu perusahaan menggunakan bahan baku, tenaga kerja, waktu, dan modal secara efisien.
  5. Membantu pengambilan Keputusan: Keputusan tidak hanya berdasarkan perkiraan, tetapi berdasarkan perhitungan.

Konsep Dasar yang Perlu Dipahami

  1. Variabel Keputusan: Sesuatu yang ingin ditentukan jumlahnya
  2. Fungsi tujuan: Tujuan yang ingin dimaksimalkan/minimalkan
  3. Kendala : Keterbatasan sumber daya
  4. Slack Variable: Variabel tambahan untuk kendala ≤
  5. Pivot: Elemen utama yang digunakan dalam perubahan tabel
  6. Variabel masuk: Variabel yang dipilih untuk masuk ke basis
  7. Variabel keluar: Variabel yang keluar dari basis
  8. Iterasi: Proses perbaikan tabel secara bertahap
  9. Optimal: Kondisi ketika solusi terbaik telah tercapai

Selasa, 08 September 2026

Forecasting, Anggaran Perusahaan: Memprediksi Penjualan untuk Menyusun Anggaran

FORECASTING: DASAR PENYUSUNAN ANGGARAN PERUSAHAAN.


Forecasting
Forecasting adalah proses memperkirakan kondisi yang akan terjadi di masa depan berdasarkan data dan informasi yang tersedia.




Forecasting memprediksi kejadian di masa depan berdasarkan data historis, tren masa lalu, dan analisis faktor-faktor yang memengaruhi.
Dalam konteks bisnis, forecasting menjadi fondasi utama sebelum manajemen menyusun anggaran operasional, keuangan, maupun penjualan. Anggaran tidak akan akurat jika didasarkan pada asumsi kosong tanpa peramalan yang sistematis.

Dalam anggaran perusahaan, forecasting digunakan untuk memperkirakan hal-hal seperti:

  1. Berapa produk yang akan terjual;
  2. Berapa pendapatan yang akan diperoleh;
  3. Berapa bahan baku yang dibutuhkan;
  4. Berapa biaya yang harus disiapkan.




Secara sederhana, Forecasting sama dengan memperkirakan masa depan berdasarkan data masa lalu dan kondisi saat ini.
Contoh, jika penjualan kopi selama beberapa bulan terakhir terus meningkat, perusahaan dapat memperkirakan penjualan kopi pada bulan berikutnya.

Tujuan Forecasting

  1. Memperkirakan penjualan di masa depan.
  2. Menentukan kebutuhan produksi.
  3. Memperkirakan biaya dan pendapatan.
  4. Membantu penyusunan anggaran perusahaan.
  5. Mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan.


Manfaat Forecasting bagi Perusahaan

  1. Membantu menyusun anggaran. Perusahaan dapat menentukan berapa dana yang perlu disiapkan.
  2. Membantu menentukan jumlah produksi, Jika penjualan diperkirakan meningkat, produksi dapat ditingkatkan.
  3. Membantu mengendalikan persediaan. Perusahaan dapat memperkirakan jumlah bahan baku yang diperlukan.
  4. Membantu pengambilan keputusan. Manajemen mempunyai dasar informasi sebelum mengambil keputusan.
  5. Mengurangi risiko, Perusahaan lebih siap menghadapi perubahan permintaan pasar.

Sabtu, 05 September 2026

Laporan MBKM Pendirian Usaha: Bukan Sekedar Laporan, Ini Bukti Perjalanan Usaha

Laporan MBKM Pendirian Usaha

Laporan MBKM Pendirian Usaha adalah dokumen  berisi rangkaian perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, dokumentasi, dan evaluasi kegiatan  dalam menjalankan serta mengembangkan usaha selama mengikuti program MBKM.


Struktur pelaporan MBKM usaha



Laporan ini  menjadi bukti bahwa benar-benar melaksanakan kegiatan usaha secara nyata. Karena sudah mempunyai usaha yang sedang berjalan, laporan dapat menggambarkan:
  1. Kondisi awal usaha
  2. Rencana pengembangan
  3. Kegiatan yang dilakukan
  4. Hasil yang dicapai 
  5. Kendala
  6. Evaluasi 
  7. Rencana pengembangan selanjutnya.



Tujuan Laporan MBKM Pendirian Usaha

  1. Mendokumentasikan kegiatan usaha yang dilakukan  selama program MBKM.
  2. Mengetahui perkembangan usaha dari kondisi awal sampai setelah dilakukan berbagai kegiatan.
  3. Melatih  menyusun rencana dan strategi usaha secara sistematis.
  4. Melatih kemampuan dalam mengelola usaha, baik produksi, pemasaran maupun keuangan.
  5. Melatih melakukan evaluasi terhadap keberhasilan dan kendala usaha.
  6. Menjadi bukti pertanggungjawaban akademik atas pelaksanaan program MBKM.
  7. Menjadi bahan bagi dosen untuk memantau dan memberikan bimbingan terhadap perkembangan usaha mahasiswa. 



Manfaat Laporan MBKM Pendirian Usaha

A. Bagi Mahasiswa
  1. Mahasiswa belajar mengelola usaha secara nyata.
  2. Mahasiswa terbiasa membuat perencanaan usaha.
  3. Mahasiswa belajar melakukan pencatatan kegiatan dan keuangan.
  4. Mahasiswa dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan usahanya.
  5. Mahasiswa memiliki dokumentasi perkembangan usaha.
  6. Mahasiswa belajar bertanggung jawab terhadap kegiatan usahanya.




B. Bagi Dosen Pembimbing

  1. Mengetahui perkembangan usaha mahasiswa
  2. Mengetahui kendala yang dihadapi
  3. Memberikan arahan  sesuai dengan kondisi masing-masing usaha
  4. Memantau aktivitas mahasiswa
  5. Melakukan penilaian secara lebih objektif.

Jumat, 28 Agustus 2026

Memahami Linear Programming Dan Metode Grafik

Apa itu Linear Programming (LP) ?

Linear Programming (LP) atau Pemrograman Linear adalah salah satu metode dalam Riset Operasional yang digunakan untuk mencari keputusan terbaik (optimal) dengan mempertimbangkan berbagai keterbatasan sumber daya yang dimiliki perusahaan.




Linear Programming membantu menjawab pertanyaan seperti:

Bagaimana memperoleh keuntungan terbesar dengan bahan baku, tenaga kerja, dan waktu yang terbatas?
Metode ini banyak digunakan pada perusahaan, UMKM, rumah sakit, hotel, restoran, hingga sektor pertanian.

Pengertian Formulasi Linear Programming (LP)Formulasi LP adalah proses mengubah  masalah nyata menjadi model matematika yang terdiri dari:
  1. Variabel Keputusan: Hal yang akan ditentukan nilainya, misalnya jumlah produk A dan B.
  2. Fungsi Tujuan: Tujuan yang ingin dicapai, misalnya keuntungan maksimum atau biaya minimum.
  3. Fungsi Kendala Keterbatasan sumber daya seperti bahan baku, tenaga kerja, modal, dan waktu.
  4. Kendala Non-Negatif: Nilai variabel keputusan tidak boleh negatif.





Model umum Linear Programming

Misal : Z=c1​X1​+c2​X2​
Dengan kendala: ​a1​X1​+b1​X2​≤K1​, a2​X1​+b2​X2​≤K2​, X1​,X2​≥0


Keterangan:
Z = fungsi tujuan.
X₁, X₂ = variabel keputusan.
K = sumber daya yang tersedia.


Tujuan Linear Programming

  1. Memaksimalkan keuntungan perusahaan.
  2. Meminimalkan biaya produksi.
  3. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya.
  4. Membantu pengambilan keputusan secara objektif.
  5. Menentukan kombinasi produksi yang paling menguntungkan.

Sabtu, 22 Agustus 2026

Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenis Anggaran

Memahami Dasar-Dasar Anggaran untuk Pengambilan Keputusan Perusahaan


Apa itu Anggaran ?

Anggaran adalah rencana keuangan yang disusun secara sistematis untuk memperkirakan pendapatan dan pengeluaran perusahaan dalam periode tertentu.






Anggaran adalah rencana tentang uang. Perusahaan perlu mengetahui: Berapa uang yang akan diterima?, Berapa uang yang akan dikeluarkan?, Untuk apa uang tersebut digunakan?, Apakah perusahaan akan memperoleh keuntungan?






Contoh, sebuah usaha memperkirakan penjualan bulan depan sebesar Rp50 juta. Untuk mencapai penjualan tersebut, perusahaan memperkirakan biaya bahan baku Rp20 juta, gaji Rp10 juta, pemasaran Rp5 juta, dan biaya lain Rp5 juta.
Dengan demikian, perusahaan dapat memperkirakan kondisi keuangannya sebelum kegiatan dilaksanakan.

Apa Fungsi Anggaran ?

  1. Fungsi Perencanaan: Anggaran menjadi pedoman dalam merencanakan kegiatan perusahaan. Misalnya perusahaan ingin meningkatkan penjualan. Maka perusahaan dapat menyusun anggaran untuk produksi, pemasaran, tenaga kerja, dan kebutuhan lainnya.
  2. Fungsi Koordinasi: Anggaran membantu antar bagian dalam bekerja menuju tujuan yang sama. Bagian pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia harus saling menyesuaikan.
  3. Fungsi Pengawasan: Anggaran dapat digunakan untuk membandingkan antara rencana dengan realisasi. Misalnya: Anggaran biaya listrik = Rp3 juta, Realisasi biaya listrik = Rp4 juta, Berarti terdapat selisih Rp1 juta yang perlu dianalisis penyebabnya.
  4. Fungsi Evaluasi: Anggaran dapat digunakan untuk menilai apakah kegiatan perusahaan sudah berjalan sesuai rencana.

Apa Tujuan Penyusunan Anggaran ?

  1. Menentukan target pendapatan dan biaya.
  2. Membantu perusahaan menggunakan sumber daya secara efisien.
  3. Mengendalikan pengeluaran.
  4. Membantu pengambilan keputusan.
  5. Menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan perusahaan.
  6. Membantu perusahaan mencapai keuntungan yang diharapkan.

Apa Manfaat Anggaran ?

  1. Membantu Perusahaan Lebih Terarah: Perusahaan mempunyai pedoman mengenai apa yang harus dilakukan dan berapa dana yang tersedia.
  2. Menghindari Pemborosan: Dengan adanya anggaran, pengeluaran dapat direncanakan dan dikendalikan.
  3. Membantu Pengambilan Keputusan:Manajemen dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan dan rencana perusahaan.
  4. Menjadi Alat Pengawasan: Manajemen dapat membandingkan antara anggaran dan realisasi.
  5. Meningkatkan Efisiensi: Setiap bagian perusahaan menggunakan sumber daya sesuai kebutuhan dan target yang telah ditetapkan.

Senin, 17 Agustus 2026

Pengantar Riset Operasional Dan Linear Programming

Riset Operasional & Formulasi Pemrograman Linear

Riset Operasional

Riset Operasional adalah cara berpikir memilih keputusan terbaik. Keputusan dibuat berdasarkan data dan perhitungan sederhana, bukan berdasarkan perasaan.
Riset Operasional (RO) adalah ilmu dalam membantu mencari keputusan terbaik dalam suatu masalah dengan menggunakan data, logika, dan perhitungan. 

Konsep Dasar Riset Operasional 



Dalam dunia kerja, manajer sering dihadapkan pada pertanyaan seperti:
  1. Berapa jumlah barang yang harus diproduksi?
  2. Berapa jumlah karyawan yang dijadwalkan?
  3. Kendaraan mana yang harus dikirim lebih dulu?
  4. Bagaimana memperoleh keuntungan terbesar dengan biaya sekecil mungkin?



Tujuan Riset Operasional

  1. Memperoleh keuntungan maksimum,
  2. Menekan biaya
  3. Memanfaatkan sumber daya ( Modal, karyawan, Peralatan ). secara optimal,
  4. Meningkatkan produktivitas 

Manfaat Riset Operasional

  1. Menghemat biaya: Perusahaan dapat mengetahui kombinasi produksi yang paling murah.
  2. Meningkatkan keuntungan: Menentukan produk mana yang paling menguntungkan.
  3. Menghemat waktu: Perencanaan menjadi lebih cepat karena menggunakan model.
  4. Mengoptimalkan sumber daya: penggunaan bahan baku, tenaga kerja, mesin, dan modal.
  5. Mengurangi risiko kesalahan Keputusan: Keputusan didasarkan pada data, bukan perkiraan. 

Contoh Penerapan di Perusahaan


Logistik & Rantai Pasok (Rute Terpendek):

Perusahaan ekspedisi mengatur rute pengiriman ribuan paket per hari agar penggunaan bahan bakar dan waktu tempuh armada kurir berada di titik paling minimal. 

Shift Kerja Karyawan:

Restoran cepat saji menyusun jadwal shift kasir dan koki berdasar prediksi jam-jam ramai agar layanan cepat tanpa membengkakkan biaya lembur.

Manajemen Waktu Mahasiswa Kelas Karyawan

Membagi 24 jam sehari antara jam kantor, waktu kuliah/tugas, istirahat, dan waktu untuk keluarga demi memaksimalkan nilai IPK tanpa harus sakit.

Rabu, 05 Agustus 2026

Konsep Dasar Penganggaran Perusahaan

Konsep Dasar Penganggaran Perusahaan: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Hubungannya dengan Strategi

Penganggaran Perusahaan

Penganggaran perusahaan adalah proses menyusun rencana kegiatan keuangan perusahaan pada periode tertentu, Secara umum periode satu tahun, sebagai pedoman menjalankan usaha.
Anggaran adalah peta jalan keuangan perusahaan agar semua kegiatan berjalan sesuai tujuan.


Konsep Penganggaran Perusahaan


Contoh sederhana:

Sebuah toko  memperkirakan tahun depan akan menjual 10.000 unit produk.
Berdasarkan perkiraan tersebut, maka perusahaan menyusun anggaran pembelian barang, biaya gaji, biaya promosi, dan target keuntungan.

Tujuan Penganggaran

  1. Pedoman pelaksanaan kegiatan perusahaan.
  2. Membantu perusahaan mencapai target yang ditetapkan.
  3. Mengendalikan pengeluaran.
  4. Alat koordinasi antarbagian.
  5. Menjadi dasar evaluasi kinerja perusahaan.

Manfaat Penganggaran

  1. Membantu perusahaan merencanakan masa depan.
  2. Mengurangi pemborosan biaya.
  3. Mempermudah pengambilan keputusan.
  4. Mengetahui kebutuhan dana perusahaan.
  5. Alat pengawasan terhadap kegiatan perusahaan.



Hubungan Strategi dengan Anggaran

Strategi merupakan cara perusahaan mencapai tujuan, sedangkan anggaran adalah dana yang disiapkan untuk melaksanakan strategi.
Strategi menentukan arah, sedangkan anggaran menyediakan sumber daya agar strategi dapat dilaksanakan. 
Tanpa strategi, anggaran menjadi tidak terarah. Tanpa anggaran, strategi sulit diwujudkan.

Jumat, 24 Juli 2026

Magang Pendirian Usaha. Dari Ide Menjadi Bisnis Nyata

Magang Pendirian Usaha

Magang Pendirian Usaha adalah skema pembelajaran berbasis pengalaman langsung di mana mahasiswa dilibatkan dalam proses perancangan, pembentukan, dan peluncuran  unit bisnis baru. 


Magang Pendirian Usaha


Berbeda dengan magang operasional, dalam magang ini mahasiswa berperan sebagai co-founder, founding team, atau pendamping inkubasi yang mempraktikkan langsung seluruh siklus hidup awal sebuah bisnis, mulai dari melahirkan ide  hingga produk atau jasa  berhasil masuk ke pasar.





Tujuan Magang Pendirian Usaha

  1. Menembus Batas Teori Kewirausahaan: Mengubah pemahaman teori di kelas menjadi eksekusi nyata di lapangan 
  2. Membangun Entrepreneurial Mindset: Melatih mahasiswa agar memiliki keberanian mengambil risiko terukur, ketangguhan menghadapi kegagalan, serta kejelian melihat peluang pasar.
  3. Memvalidasi Ide Bisnis: Menguji apakah solusi atau produk yang dirancang benar-benar dibutuhkan oleh target pasar.
  4. Menciptakan Ekosistem Bisnis Baru: Mengakselerasi lahirnya UMKM baru yang legal, terstruktur, dan memiliki daya saing sejak awal berdiri.

Manfaat Magang Pendirian Usaha

Bagi Mahasiswa

  1. Pengalaman Nyata Berbisnis Tanpa Modal Besar: Dapat belajar dari proses mendirikan bisnis bersama pendiri (founder) yang lebih berpengalaman atau mentor industri.
  2. Portofolio & Rekam Jejak Kinerja: Memiliki bukti nyata bahwa pernah membangun dan meluncurkan sebuah bisnis/produk ke pasar.
  3. Jaringan (Networking): Terhubung langsung dengan ekosistem bisnis, mulai dari mentor, pemasok (supplier), investor, hingga sesama pengusaha.

Bagi Mitra / Pemilik Usaha / Kampus

  1. Pasokan Energi & Ide Segar: Mendapatkan dorongan inovasi dan perspektif baru dari mahasiswa  yang adaptif terhadap tren dan teknologi.
  2. Pembagian Beban Eksekusi: Mempercepat proses peluncuran unit bisnis baru karena adanya tambahan tim eksekutor yang berdedikasi.
  3. Realisasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Kampus: Membantu perguruan tinggi melahirkan lulusan yang berwirausaha.

Jenis Pekerjaan & Aktivitas Utama

Dalam Magang Pendirian Usaha, tugas mahasiswa sangat dinamis dan mencakup seluruh pilar pembentukan bisnis awal. Jenis pekerjaan yang akan dilakukan meliputi:

Riset Pasar & Validasi Masalah (Market Research & Problem Validation):

  1. Melakukan wawancara calon pelanggan .
  2. Menganalisis peta persaingan pasar dan potensi ceruk pasar 

Pengembangan Produk Minimum 

  1. Merancang prototipe awal produk atau alur layanan 
  2. Melakukan uji coba produk (testing) ke pengguna terbatas dan mengumpulkan masukan 

Sabtu, 04 Juli 2026

Mengenal MBKM dan Program Magang Kerja

Apa itu MBKM?

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah program pembelajaran dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung di dunia kerja.





Pengertian Magang Kerja

Magang kerja merupakan kegiatan belajar yang dilakukan mahasiswa dengan bekerja secara langsung di perusahaan / instansi pemerintah, dalam jangka waktu tertentu. Selama magang, mahasiswa belajar menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah  diterapkan pada  pekerjaan yang sebenarnya.





Tujuan Magang Kerja

  1. Memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa.
  2. Melatih keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
  3. Meningkatkan kemampuan komunikasi dan kerja sama dalam tim.
  4. Mempersiapkan mahasiswa lebih siap memasuki dunia kerja

Manfaat Magang Kerja

  1. Memiliki pengalaman kerja
  2. Menambah wawasan tentang dunia industri dan organisasi.
  3. Meningkatkan rasa percaya diri dalam bekerja.
  4. Memperluas jaringan atau relasi profesional.
  5. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah.
  6. Menambah nilai pada CV atau portofolio.
  7. Memiliki peluang lebih besar untuk direkrut setelah lulus.

Sabtu, 13 Juni 2026

Review Materi Penggerakan (Actuating), Pas Untuk Mahasiswa Kelas Karyawan

Pengantar Manajemen & POAC

Pengertian
Manajemen adalah proses mencapai tujuan melalui kegiatan Perencanaan (Planning), Pengorganisasian (Organizing), Penggerakan (Actuating), dan Pengendalian (Controlling).
Manfaat: Memahami cara mengelola pekerjaan secara terarah dan sistematis.



Review Actuating



Konsep Penggerakan (Leading/Actuating)

Pengertian
Penggerakan adalah upaya mengarahkan dan memotivasi orang agar bekerja mencapai tujuan organisasi.
Manfaat: menggerakkan diri sendiri maupun rekan kerja agar lebih produktif.





Perilaku Individu dalam Organisasi

Pengertian
Perilaku individu adalah sikap dan tindakan seseorang dalam lingkungan kerja atau organisasi.
Manfaat: Mahasiswa dapat memahami kelebihan, kekurangan, dan cara beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Perilaku Kelompok dan Tim Kerja
Pengertian
Tim kerja adalah sekelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Manfaat:Meningkatkan kemampuan bekerja sama dan menyelesaikan tugas secara kolektif.


Konsep Dasar Motivasi Kerja

Pengertian
Motivasi adalah dorongan membuat seseorang mau bekerja dan berusaha mencapai tujuan.
Manfaat: Membantu mahasiswa menjaga semangat kerja dan semangat belajar.

Teori Motivasi (Maslow, Herzberg, McClelland)

Pengertian
Teori motivasi menjelaskan faktor-faktor yang mendorong seseorang untuk bekerja dan berprestasi.
Manfaat: Mahasiswa dapat memahami kebutuhan dan faktor yang mempengaruhi motivasi diri maupun orang lain.

Aplikasi Motivasi di Tempat Kerja
Pengertian
Penerapan berbagai cara untuk meningkatkan semangat dan kinerja karyawan.
Manfaat: Membantu menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan produktif.

Kamis, 04 Juni 2026

Studi Kasus Actuating: Memahami KPI dan Kontrol dalam Dunia Kerja

Dalam perusahaan, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan. Yang lebih penting adalah bagaimana pimpinan mampu menggerakkan (actuating) karyawan agar bekerja sesuai tujuan perusahaan.


Studi Kasus Actuating


Untuk membantu mengukur keberhasilan tersebut, perusahaan menggunakan KPI (Key Performance Indicator) dan kontrol (pengawasan).

Apa itu KPI?

KPI atau Key Performance Indicator adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah target kerja telah tercapai atau belum.




Contoh KPI:

  1. Jumlah penjualan per bulan
  2. Jumlah pelanggan yang dilayani
  3. Tingkat kehadiran karyawan
  4. Jumlah produksi harian
  5. Tingkat kepuasan pelanggan

Apa itu Kontrol?

Kontrol adalah proses mengawasi dan mengevaluasi pekerjaan agar tetap sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.

Contoh kontrol:

  1. Absensi kehadiran
  2. Laporan harian
  3. Monitoring produksi
  4. Evaluasi mingguan
  5. Pengawasan langsung oleh pimpinan
KPI tanpa kontrol akan sulit berjalan dengan baik. Sebaliknya, kontrol tanpa KPI juga akan membuat perusahaan tidak memiliki ukuran keberhasilan yang jelas.

1. Studi Kasus Analisis Kasus Kritis

Narasi Kasus: Diskon Besar, Bonus Ambyar
Manajer Penjualan PT Maju Mundur, menggerakkan (actuating) tim sales agar mencapai target tahunan, dan membuat program motivasi: Siapa pun yang mencapai omzet Rp 600 juta bulan ini, mendapat bonus Rp 15 juta.


Di akhir bulan, Manajer tersenyum melihat laporan, Semua sales mencapai target omzet. Namun, beberapa waktu kemudian, Direktur Keuangan marah besar. Ternyata, demi mengejar target tersebut, para sales memberikan diskon maksimal kepada pelanggan tanpa kontrol. Akibatnya, omzet tinggi tetapi margin keuntungan perusahaan minus (rugi).

Kamis, 21 Mei 2026

Bukan Cuma Modal. Ini Rahasia UMKM Bisa Berkembang Pesat

Banyak ahli mengatakan, Rencana hebat tanpa eksekusi hanyalah halusinasi. 

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK): 

Menerapkan teknik penggerakan dalam organisasi

Indikator Pembelajaran.

Mahasiswa mampu menganalisis penggerakan SDM pada UMKM serta memahami cara memotivasi dan mengarahkan tenaga kerja agar tujuan usaha dapat tercapai.



Materi actuating 13
SDM dan UMKM 

Pengertian SDM

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah individu yang bekerja sebagai penggerak perusahaan dan berfungsi sebagai aset yang harus dilatih serta dikembangkan kemampuannya.

Actuating (Penggerakan) adalah usaha mengarahkan, memotivasi, dan membimbing SDM agar mau dan mampu bekerja secara optimal





Fungsi SDM dalam Organisasi/Perusahaan

  1. Fungsi Operasional: pengadaan karyawan (rekrutmen), pengembangan (pelatihan), pemberian kompensasi, integrasi, hingga pemeliharaan hubungan kerja.
  2. Fungsi Strategis: SDM adalah motor inovasi. Mesin secanggih apa pun tidak akan berjalan tanpa ada manusia yang mengoperasikannya.
  3. Fungsi Produksi: SDM menjalankan proses produksi barang atau jasa.
  4. Fungsi Pelayanan
  5. Fungsi Pemasaran
  6. Fungsi Pengembangan Usaha

Hambatan dalam Penggerakan SDM

  1. Masalah Komunikasi: Pesan dari pemilik usaha tidak sampai dengan jelas ke karyawan.
  2. Rendahnya Motivasi: Karyawan merasa tidak dihargai atau jenuh.
  3. Resistensi terhadap Perubahan: Karyawan enggan mempelajari cara atau teknologi baru.

Sabtu, 16 Mei 2026

Pengarahan, Pengaruh, dan Disiplin dalam Organisasi

CPMK

Menerapkan teknik penggerakan dalam organisasi.

Indikator Pembelajaran

Mahasiswa mampu menjelaskan pengarahan kerja dalam organisasi.





A. Pengertian Pengarahan

Pengarahan (directing): proses memberikan petunjuk, bimbingan, motivasi, dan pengawasan kepada bawahan agar pekerjaan dapat dilakukan sesuai tujuan.




Menurut ahli manajemen, pengarahan menciptakan semangat kerja, komunikasi yang baik, dan koordinasi antar anggota organisasi.

Contoh 

Supervisor di perusahaan makanan memberikan arahan kepada karyawan bagian produksi tentang standar kebersihan dan target produksi harian agar hasil produk sesuai kualitas perusahaan.

B. Pengertian Pengaruh

Pengaruh: kemampuan seseorang mempengaruhi perilaku, sikap, maupun tindakan orang lain agar bersedia mengikuti tujuan tertentu.

Dalam perusahaan, pengaruh dimiliki  pimpinan melalui:
  1. Kewibawaan,
  2. Komunikasi,
  3. Keteladanan,
  4. Pengalaman,
  5. Kemampuan memotivasi.

Contoh Sederhana

Manajer disiplin datang tepat waktu, akan mempengaruhi karyawan untuk ikut disiplin dalam bekerja.

C. Pengertian Disiplin

Disiplin : kesadaran seseorang mentaati peraturan dan norma yang berlaku dalam perusahaan. Disiplin menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban.

Sabtu, 04 April 2026

Aplikasi Motivasi di Tempat Kerja: Bukan Sekedar Gaji, Tapi Tentang Rasa Dihargai

Pengertian Motivasi di Tempat Kerja

Motivasi kerja adalah dorongan dalam diri seseorang agar mau bekerja dengan semangat, konsisten, dan mencapai tujuan organisasi.





Secara sederhana: Motivasi itu adalah alasan kenapa seseorang mau bekerja dengan sungguh-sungguh





Contoh:

  1. Karyawan rajin karena ingin bonus (motivasi finansial)
  2. Karyawan semangat karena ingin promosi jabatan
  3. Karyawan bekerja baik karena merasa dihargai oleh atasan

Manfaat Motivasi di Tempat Kerja

Motivasi yang baik akan memberikan dampak positif, baik untuk karyawan maupun organisasi:

A. Bagi Karyawan:

  1. Lebih semangat bekerja
  2. Tidak mudah bosan
  3. Merasa dihargai
  4. Lebih percaya diri

B. Bagi Perusahaan:

  1. Produktivitas meningkat
  2. Kinerja tim lebih baik
  3. Turnover karyawan menurun
  4. Lingkungan kerja lebih positif

Contoh:

Karyawan yang diberi apresiasi sederhana seperti kata terima kasih atau kerja bagus, seringkali lebih semangat dibanding yang tidak pernah dihargai.

Tujuan Penerapan Motivasi

  1. Meningkatkan kinerja karyawan
  2. Mencapai target organisasi
  3. Membangun semangat kerja tim
  4. Mengurangi konflik kerja
  5. Mendorong pengembangan diri karyawan

Sabtu, 28 Februari 2026

Menggerakkan Tim: Memahami Perilaku Kelompok dalam Manajemen Actuating

Mengapa Perilaku Kelompok Penting dalam Actuating?

Dalam fungsi manajemen, Actuating (penggerakan) adalah tahap di mana rencana benar-benar dijalankan. Pada tahap ini, manajer tidak lagi hanya menyusun strategi, tetapi menggerakkan individu menjadi kekuatan kolektif.


Manajemen Actuating 4 Indocakti Malang



Organisasi tidak berjalan oleh individu yang bekerja sendiri, melainkan oleh kelompok dan tim kerja. Oleh karena itu, memahami perilaku kelompok menjadi kunci dalam:
  1. Meningkatkan efektivitas kerja
  2. Mengelola konflik
  3. Meningkatkan motivasi
  4. Menciptakan sinergi tim



Perilaku Kelompok

Kelompok adalah dua individu atau lebih, berinteraksi, bergabung bersama untuk mencapai tujuan tertentu.
Kelompok adalah dua orang atau lebih yang Saling berinteraksi, Memiliki tujuan Bersama, Saling mempengaruhi, dan Memiliki struktur peran tertentu
Perilaku Kelompok adalah studi tentang bagaimana individu bertindak, bereaksi, dan berinteraksi ketika berada dalam satu wadah kolektif.





Konsep Dasar Perilaku Kelompok

Kelompok Formal : Dibentuk organisasi (misal: divisi pemasaran)
Kelompok Informal : Terbentuk secara alami (misal: kelompok diskusi mahasiswa)

Konsep Dasar: Sinergi dan Interdependensi

Sinergi: Tim kerja yang efektif menciptakan sinergi positif melalui koordinasi.
Interdependensi: Ketergantungan antar anggota. (Keberhasilan Si A dalam tim sangat dipengaruhi oleh kualitas kerja Si B).

Tahap Perkembangan Kelompok

Menurut Bruce Tuckman, kelompok berkembang melalui 5 tahap:

  1. Forming : Tahap perkenalan, masih sopan
  2. Storming : Mulai muncul konflik dan perbedaan, Mulai muncul gesekan ide, perebutan pengaruh, dan resistensi terhadap kontrol.
  3. Norming : Mulai terbentuk norma dan kekompakan
  4. Performing : Tim bekerja efektif, Tahap performa. Kelompok berfungsi penuh untuk menyelesaikan tugas.
  5. Adjourning : Pembubaran kelompok

Kamis, 17 Juli 2025

Mengubah Limbah Jadi Berkah: Pengabdian Masyarakat di Desa Wisata Sanankerto.

Pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud nyata peran dosen dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara langsung kepada warga. Kami dari STIE Indocakti Malang, Jawa Timur, melaksanakan kegiatan pengabdian di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, yang terkenal dengan produk wisata boonpring,  dengan tema: “Upaya Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Kotoran Ternak Melalui Pemberdayaan BUMDes dan Kelompok Tani.”


Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)


Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memanfaatkan limbah kotoran ternak, khususnya kotoran sapi dan kambing, agar tidak mencemari lingkungan, tetapi justru menjadi pupuk organik yang bernilai jual. Kegiatan ini sekaligus mendorong warga untuk mandiri dan produktif dalam mengelola potensi lokal.




Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)



Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)


Salah satu yang menarik, proses pencacahan dan pengolahan pupuk menggunakan mesin KOHE (Kompos Hewan), yang ternyata dibuat oleh putra daerah Sanankerto sendiri. Ini menjadi bukti bahwa potensi lokal, jika didukung dengan pengetahuan dan kerja sama yang baik, dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pengabdian Masyarakat Desa Sanankerto (boonpring)