Pengertian Grebeg Sesucen
Grebeg Sesucen merupakan tradisi budaya masyarakat Jawa yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, keselamatan, serta hasil bumi yang telah diberikan.
Secara etimologis, kata grebeg dalam tradisi Jawa merujuk pada perayaan atau arak-arakan yang melibatkan masyarakat secara bersama-sama. Sementara itu, sesucen berasal dari kata suci yang mengandung makna penyucian lahir dan batin, penyucian lingkungan, serta harapan agar kehidupan masyarakat senantiasa diberi keselamatan, keberkahan, dan keharmonisan.
Dalam perkembangannya, masyarakat Desa Sanankerto, Kec. Turen, Kab.Malang, menghidupkan nilai-nilai tersebut melalui penyelenggaraan Grebeg Sesucen yang memadukan unsur budaya, spiritual, dan sosial. Tradisi ini tidak hanya menjadi sebuah acara seremonial, tetapi juga menjadi media untuk mempererat hubungan antarwarga, memperkuat semangat gotong royong, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya daerah.
Di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Grebeg Sesucen menjadi salah satu tradisi budaya yang terus dilestarikan oleh masyarakat sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur sekaligus media mempererat kebersamaan warga.
Pada pelaksanaan tanggal 26 Juni 2026, kegiatan ini kembali menghadirkan semangat gotong royong melalui kirab budaya, doa bersama, kesenian tradisional, dan berbagai rangkaian acara yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Pelaksanaan Grebeg Sesucen melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, pelaku seni, hingga masyarakat umum.
Berbagai kegiatan seperti doa bersama, kirab budaya, pertunjukan seni tradisional, serta penyajian hasil bumi menjadi simbol rasa syukur atas rezeki yang telah diterima sekaligus doa agar masyarakat senantiasa memperoleh keselamatan dan kesejahteraan.
Selain memiliki nilai budaya, Grebeg Sesucen juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah mendorong berkembangnya kegiatan ekonomi lokal, memperkenalkan potensi Desa Sanankerto, serta memperkuat citra desa sebagai salah satu wilayah yang tetap menjaga tradisi di tengah arus modernisasi.














