Minggu, 22 Februari 2026

Strategi Hebat Tidak Cukup: Peran Perilaku Individu dalam Organisasi.

Banyak organisasi, perusahaan, Instansi, sibuk menyusun strategi, menetapkan target, dan merancang visi besar. 
Namun sering kali  lupa pada satu hal mendasar: strategi dijalankan oleh manusia. Tanpa perilaku individu yang selaras, strategi terbaik sekalipun hanya akan menjadi dokumen yang tersimpan rapi, tetapi tidak pernah benar-benar hidup dalam praktik organisasi/perusahaan.



Perilaku Individu dalam Organisasi

Kajian tentang bagaimana seseorang berperilaku dalam lingkungan kerja, serta faktor-faktor apa saja yang memengaruhi perilaku tersebut.

Mengapa Perilaku Individu Penting?

Persepsi yang salah terhadap tujuan organisasi / perusahaan,maka motivasi rendah, Sikap negatif, Tidak memiliki tanggung jawab, maka strategi sulit diimplementasikan.





Sebaliknya, ketika individu: Memahami perannya, Termotivasi untuk berkontribusi,
Memiliki sikap positif, Dan merasa dihargai, maka perusahaan akan bergerak secara kolektif menuju tujuan bersama.

Konsep Dasar Perilaku Individu

Aktivitas seseorang dalam lingkungan organisasi / perusahaan sebagai respon terhadap stimulus tertentu. Intinya, setiap orang membawa sesuatu yang berbeda ke perusahaan, mulai dari latar belakang, sifat, hingga ekspektasi.

Perilaku ini dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti: Kepribadian, Persepsi, Nilai dan sikap, Motivasi, Emosi, Pengalaman dan proses belajar.

Faktor-Faktor Pembentuk Perilaku

Faktor Internal (Karakteristik Biografis & Kepribadian):
  1. Usia & Jenis Kelamin: Mempengaruhi cara pandang terhadap risiko dan stabilitas.
  2. Kepribadian: Apakah dia seorang extrovert atau introvert yang fokus pada detail?
  3. Kemampuan (Ability): Kapasitas mental dan fisik seseorang untuk mengerjakan tugas.

Faktor Eksternal (Lingkungan):

Budaya organisasi, gaya kepemimpinan atasan, hingga sistem penghargaan (reward system) yang berlaku. Lingkungan kerja, Struktur organisasi.

Hakikat Motivasi Kerja: Mesin Penggerak Performa
Motivasi yaitu proses menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan individu untuk mencapai tujuan.

Tiga elemen kunci dalam motivasi:

  1. Intensitas: Seberapa keras seseorang berusaha.
  2. Arah: Apakah usaha sejalan dengan tujuan organisasi/perusahaan?
  3. Ketekunan: Seberapa lama seseorang bisa mempertahankan usahanya saat menghadapi kendala.

Motivasi Bagian dari Perilaku Individu

Salah satu unsur penting dalam perilaku individu adalah motivasi kerja.
Para ahli telah mengkaji tentang apa yang mendorong seseorang untuk bekerja dan berprestasi. Misalnya:  
  1. Abraham Maslow menjelaskan hierarki kebutuhan manusiakebutuhan manusia bertingkat dan memengaruhi perilaku kerja seseorang dalam organisasi. 
  2. Frederick Herzberg membedakan faktor motivator dan faktor higienis. Membedakan faktor pemuas dan faktor pemeliharaan dalam lingkungan kerja. 
  3. David McClelland menekankan kebutuhan akan prestasi, kekuasaan, dan afiliasi.
  4. Victor Vroom menjelaskan bahwa motivasi muncul dari harapan akan hasil yang bernilai.

Implikasi dalam Manajemen Strategi

Dalam konteks manajemen strategi, perilaku individu adalah fondasi implementasi strategi. Strategi yang baik membutuhkan:
  1. Individu yang kompeten
  2. Individu yang memiliki komitmen
  3. Individu yang selaras dengan visi organisasi

Kasus 1:

Kenapa budaya ABS (Asal Bapak Senang) masih sering kita temui di kantor-kantor? Apa pengaruhnya terhadap strategi perusahaan?

Kasus 2:

Apakah anda lebih memilih gaji besar di perusahaan yang membosankan, atau gaji standar di perusahaan namun punya dampak sosial yang besar?

SALAM SUKSES UNTUK SEMUA

Link terkait materi Manajemen actuating, bisa dilihat pada :

Daftar Pustaka (Referensi Materi)

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2018). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson
Luthans, F. (2011). Organizational Behavior: An Evidence-Based Approach. McGraw-Hill/Irwin.
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnelly, J. H., & Konopaske, R. (2012). Organizations: Behavior, Structure, Processes. McGraw-Hill.
Rivai, V., & Mulyadi, D. (2012). Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Jakarta: Rajawali Pers.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar