Rabu, 05 Agustus 2026

Konsep Dasar Penganggaran Perusahaan

Konsep Dasar Penganggaran Perusahaan: Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Hubungannya dengan Strategi

Penganggaran Perusahaan

Penganggaran perusahaan adalah proses menyusun rencana kegiatan keuangan perusahaan pada periode tertentu, Secara umum periode satu tahun, sebagai pedoman menjalankan usaha.
Anggaran adalah peta jalan keuangan perusahaan agar semua kegiatan berjalan sesuai tujuan.


Konsep Penganggaran Perusahaan


Contoh sederhana:

Sebuah toko  memperkirakan tahun depan akan menjual 10.000 unit produk.
Berdasarkan perkiraan tersebut, maka perusahaan menyusun anggaran pembelian barang, biaya gaji, biaya promosi, dan target keuntungan.

Tujuan Penganggaran

  1. Pedoman pelaksanaan kegiatan perusahaan.
  2. Membantu perusahaan mencapai target yang ditetapkan.
  3. Mengendalikan pengeluaran.
  4. Alat koordinasi antarbagian.
  5. Menjadi dasar evaluasi kinerja perusahaan.

Manfaat Penganggaran

  1. Membantu perusahaan merencanakan masa depan.
  2. Mengurangi pemborosan biaya.
  3. Mempermudah pengambilan keputusan.
  4. Mengetahui kebutuhan dana perusahaan.
  5. Alat pengawasan terhadap kegiatan perusahaan.



Hubungan Strategi dengan Anggaran

Strategi merupakan cara perusahaan mencapai tujuan, sedangkan anggaran adalah dana yang disiapkan untuk melaksanakan strategi.
Strategi menentukan arah, sedangkan anggaran menyediakan sumber daya agar strategi dapat dilaksanakan. 
Tanpa strategi, anggaran menjadi tidak terarah. Tanpa anggaran, strategi sulit diwujudkan.


Contoh pada Perusahaan

Perusahaan minuman ingin meningkatkan penjualan sebesar 20% dalam satu tahun. Strateginya adalah:
  1. Menambah iklan.
  2. Membuka cabang baru.
  3. Menambah tenaga pemasaran.
Agar strategi  berhasil, perusahaan harus membuat anggaran, misalnya:
  1. Anggaran promosi.
  2. Anggaran pembukaan cabang.
  3. Anggaran gaji karyawan baru.
  4. Anggaran pembelian kendaraan operasional.

Contoh dalam Kehidupan Pribadi

Seorang mahasiswa ingin membeli laptop baru dalam waktu satu tahun. 
Maka Strateginya adalah :
  1. Menabung setiap bulan.
  2. Mengurangi pengeluaran yang tidak penting.
  3. Mencari pekerjaan paruh waktu.

Kemudian Anggarannya adalah

  1. Uang saku per bulan.
  2. Tabungan bulanan.
  3. Biaya kebutuhan sehari-hari.
  4. Dana yang harus terkumpul untuk membeli laptop.
Strategi : Menentukan tujuan dan cara mencapainya. Anggaran : Menentukan berapa dana yang dibutuhkan untuk melaksanakan strategi.

Anggaran Operasional

Anggaran operasional adalah anggaran yang berisi rencana pendapatan dan biaya yang berkaitan dengan kegiatan operasional sehari-hari perusahaan selama satu periode.

Contoh Anggaran Operasional

  1. Anggaran penjualan
  2. Anggaran pembelian bahan baku
  3. Anggaran biaya produksi
  4. Anggaran gaji karyawan
  5. Anggaran biaya pemasaran
  6. Anggaran biaya administrasi

Anggaran Keuangan

Anggaran keuangan adalah anggaran yang berkaitan dengan kebutuhan dana, penerimaan kas, pengeluaran kas, dan posisi keuangan perusahaan pada periode yang akan datang.

Contoh Menyusun Anggaran Keuangan

Anggaran kas
Anggaran investasi
Anggaran pinjaman bank
Anggaran pembayaran utang
Anggaran neraca
Anggaran laba rugi

Contoh Sederhana

Bayangkan anda adalah  ingin membuka kedai kopi.
maka  Anggaran Operasional :
  1. Membeli kopi.
  2. Membeli gula.
  3. Membayar gaji karyawan.
  4. Membayar listrik dan air.
Semua biaya tersebut digunakan untuk menjalankan usaha setiap hari.

Sedangkan Anggaran Keuangannya adalah :

  1. Menyiapkan modal awal.
  2. Mengajukan pinjaman ke bank.
  3. Mengatur kas masuk dan kas keluar.
  4. Menghitung keuntungan dan posisi keuangan.
Materi terkait dengan Anggaran:

Strategi menunjukkan ke mana perusahaan akan pergi, sedangkan anggaran menunjukkan bagaimana perusahaan membiayai perjalanan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar