Sabtu, 22 Agustus 2026

Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Jenis Anggaran

Memahami Dasar-Dasar Anggaran untuk Pengambilan Keputusan Perusahaan


Apa itu Anggaran ?

Anggaran adalah rencana keuangan yang disusun secara sistematis untuk memperkirakan pendapatan dan pengeluaran perusahaan dalam periode tertentu.

Anggaran adalah rencana tentang uang. Perusahaan perlu mengetahui: Berapa uang yang akan diterima?, Berapa uang yang akan dikeluarkan?, Untuk apa uang tersebut digunakan?, Apakah perusahaan akan memperoleh keuntungan?

Contoh, sebuah usaha memperkirakan penjualan bulan depan sebesar Rp50 juta. Untuk mencapai penjualan tersebut, perusahaan memperkirakan biaya bahan baku Rp20 juta, gaji Rp10 juta, pemasaran Rp5 juta, dan biaya lain Rp5 juta.
Dengan demikian, perusahaan dapat memperkirakan kondisi keuangannya sebelum kegiatan dilaksanakan.

Apa Fungsi Anggaran ?

  1. Fungsi Perencanaan: Anggaran menjadi pedoman dalam merencanakan kegiatan perusahaan. Misalnya perusahaan ingin meningkatkan penjualan. Maka perusahaan dapat menyusun anggaran untuk produksi, pemasaran, tenaga kerja, dan kebutuhan lainnya.
  2. Fungsi Koordinasi: Anggaran membantu antar bagian dalam bekerja menuju tujuan yang sama. Bagian pemasaran, produksi, keuangan, dan sumber daya manusia harus saling menyesuaikan.
  3. Fungsi Pengawasan: Anggaran dapat digunakan untuk membandingkan antara rencana dengan realisasi. Misalnya: Anggaran biaya listrik = Rp3 juta, Realisasi biaya listrik = Rp4 juta, Berarti terdapat selisih Rp1 juta yang perlu dianalisis penyebabnya.
  4. Fungsi Evaluasi: Anggaran dapat digunakan untuk menilai apakah kegiatan perusahaan sudah berjalan sesuai rencana.

Apa Tujuan Penyusunan Anggaran ?

  1. Menentukan target pendapatan dan biaya.
  2. Membantu perusahaan menggunakan sumber daya secara efisien.
  3. Mengendalikan pengeluaran.
  4. Membantu pengambilan keputusan.
  5. Menjadi pedoman dalam melaksanakan kegiatan perusahaan.
  6. Membantu perusahaan mencapai keuntungan yang diharapkan.

Apa Manfaat Anggaran ?

  1. Membantu Perusahaan Lebih Terarah: Perusahaan mempunyai pedoman mengenai apa yang harus dilakukan dan berapa dana yang tersedia.
  2. Menghindari Pemborosan: Dengan adanya anggaran, pengeluaran dapat direncanakan dan dikendalikan.
  3. Membantu Pengambilan Keputusan:Manajemen dapat mengambil keputusan berdasarkan kondisi keuangan dan rencana perusahaan.
  4. Menjadi Alat Pengawasan: Manajemen dapat membandingkan antara anggaran dan realisasi.
  5. Meningkatkan Efisiensi: Setiap bagian perusahaan menggunakan sumber daya sesuai kebutuhan dan target yang telah ditetapkan.

Apa Jenis-Jenis Anggaran ? 


Anggaran Penjualan

Berisi rencana jumlah penjualan dan nilai penjualan dalam periode tertentu.

Contoh:

Target penjualan bulan depan = 1.000 unit, Harga per unit = Rp50.000, Target penjualan = Rp50.000.000


Anggaran Produksi

Berisi rencana jumlah barang yang akan diproduksi. Anggaran produksi disusun berdasarkan rencana penjualan dan persediaan.

Anggaran Bahan Baku

Berisi rencana kebutuhan bahan baku yang diperlukan untuk proses produksi.

Anggaran Tenaga Kerja

Berisi rencana biaya tenaga kerja yang diperlukan perusahaan.

Anggaran Biaya Operasional

Berisi rencana berbagai biaya untuk menjalankan kegiatan perusahaan, seperti listrik, telepon, transportasi, pemasaran, dan administrasi.

Anggaran Kas

Berisi rencana penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan.
Anggaran kas sangat penting, agar perusahaan dapat menjaga ketersediaan uang untuk membayar kewajibannya.

Anggaran Laba Rugi

Berisi perkiraan pendapatan, biaya, dan laba atau rugi perusahaan dalam periode tertentu.

Anggaran Modal

Berisi rencana pengeluaran untuk investasi atau pembelian aset jangka panjang, misalnya mesin, kendaraan, gedung, atau peralatan.

Contoh Anggaran Sederhana dalam Kehidupan Sehari-hari

Anggaran sebenarnya tidak hanya digunakan perusahaan. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga menggunakan anggaran.
Misalnya seorang mahasiswa kelas karyawan mempunyai pendapatan Rp3.000.000 per bulan.
Kemudian dibuat rencana: Transportasi: Rp500.000, Makan: Rp800.000, Pulsa/internet: Rp200.000, Kebutuhan kuliah: Rp300.000, Tabungan: Rp500.000, Kebutuhan lainnya: Rp700.000


Kesimpulan

Anggaran merupakan rencana keuangan yang disusun secara sistematis untuk membantu perusahaan mencapai tujuan.
Anggaran mempunyai fungsi sebagai alat perencanaan, koordinasi, pengawasan, dan evaluasi.
Dengan anggaran, perusahaan dapat mengendalikan biaya, menggunakan sumber daya secara efisien, dan membantu manajemen mengambil keputusan.

Kalau perusahaan tidak mempunyai anggaran, ibarat bepergian tanpa mengetahui berapa uang yang dibawa. Jalannya mungkin sampai tujuan, tetapi bisa kehabisan bekal di tengah jalan.


Anggaran = Rencana.

 Realisasi = Pelaksanaan

 Selisih = Bahan Evaluasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar